JAKARTA. Bukan tanpa alasan jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggenjot tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam sebuah ponsel. Sebab, kebijakan ini diklaim bisa meminimalisir pelemahan rupiah dan memberikan dampak positif yang lebih luas. Menteri Kominfo Rudiantara menjelaskan, dari sisi penghematan, jelas TKDN bisa berkontribusi besar karena komponen yang tadinya harus diimpor, kini bisa digantikan oleh produk dalam negeri. Jika kebijakan ini telah berjalan efektif, ada penghematan biaya impor hingga US$ 5 miliar yang tentunya sangat signifikan pengaruhnya bagi devisa negara. "Tapi, orientasinya (dalam TKDN) enggak cuma hardware, tapi kami dorong juga sisi brainware-nya juga. Apa itu brainware? Bisa aplikasi dan sejenisnya," jelas Rudiantara, Senin (9/9).
Kominfo: TKDN bukan hanya soal hardware
JAKARTA. Bukan tanpa alasan jika Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) menggenjot tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam sebuah ponsel. Sebab, kebijakan ini diklaim bisa meminimalisir pelemahan rupiah dan memberikan dampak positif yang lebih luas. Menteri Kominfo Rudiantara menjelaskan, dari sisi penghematan, jelas TKDN bisa berkontribusi besar karena komponen yang tadinya harus diimpor, kini bisa digantikan oleh produk dalam negeri. Jika kebijakan ini telah berjalan efektif, ada penghematan biaya impor hingga US$ 5 miliar yang tentunya sangat signifikan pengaruhnya bagi devisa negara. "Tapi, orientasinya (dalam TKDN) enggak cuma hardware, tapi kami dorong juga sisi brainware-nya juga. Apa itu brainware? Bisa aplikasi dan sejenisnya," jelas Rudiantara, Senin (9/9).