KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisaris PT Merdeka Copper Gold Tbk (
MDKA) Andrew Phillip Starkey tercatat menambah jumlah porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan. Berdasarkan keterbukaan informasi yang dirilis pada Kamis (29/1/2026), Andrew membeli sebanyak 350.000 saham MDKA dengan harga transaksi Rp 3.442 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp 1,19 miliar. Aksi pembelian saham ini dilakukan pada Rabu (28/1/2026). "Tujuan transaksi ini adalah investasi. Adapun status kepemilikan saham ialah langsung," tulis manajemen MDKA.
Baca Juga: Tekanan Saham Buka Peluang Perpindahan Dana ke Berbagai Instrumen Sebelum transaksi, Andrew memiliki jumlah saham MDKA sebesar 2.931.700 atau setara 0,012%. Nah, setelah transaksi, porsi kepemilikan sahamnya meningkat menjadi 3.281.700 atau setara 0,013% dari total modal ditempatkan dan disetor. Dari sisi kinerja keuangan, MDKA melaporkan pendapatan sebesar US$ 1,28 miliar per kuartal III-2025, turun 22,81% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 1,66 miliar. Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan MDKA juga turun menjadi US$ 1,12 miliar, dari sebelumnya US$ 1,55 miliar. Alhasil, laba kotor justru meningkat menjadi US$ 166,05 juta, dibandingkan US$ 118,16 juta pada sembilan bulan pertama 2024. Dari sisi operasional, MDKA mencatatkan laba usaha sebesar US$ 121,83 juta, naik dari US$ 78,78 juta pada periode yang sama tahun lalu. Beban umum dan administrasi masih tercatat cukup besar sebesar US$ 40,72 juta dan beban penjualan pemasaran tercatat US$ 3,5 juta. Tekanan juga datang dari sisi keuangan. Beban keuangan bersih tercatat mencapai US$ 90,45 juta, sedikit meningkat dibandingkan US$ 83,01 juta pada periode yang sama tahun lalu. Selain itu, MDKA juga mencatat beban lain-lain bersih sebesar US$ 3,76 juta, turun dari US$ 24,67 juta. Secara keseluruhan, MDKA membukukan laba periode berjalan sebesar US$ 14,29 juta, berbalik arah dari rugi US$ 19,62 juta pada sembilan bulan pertama 2024.
Baca Juga: IHSG Terguncang Sentimen MSCI, Cermati Rekomendasi Analis untuk Investor Meski demikian, jika ditelisik dari sisi laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, MDKA masih mencatatkan rugi sebesar US$ 34,76 juta, namun angka ini menyusut 48,13% dibandingkan rugi US$ 67,02 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News