KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah perlu mempertahankan komisi 20% pada layanan transportasi berbasis aplikasi atau ojek online (ojol) agar keseimbangan ekosistem antara pengemudi, konsumen, dan aplikator tetap terjaga. Menurut Ekonom Syarkawi Rauf, , aturan yang sudah ada saat ini cukup memberi ruang yang memadai bagi aplikator untuk menjaga mutu layanan sekaligus menopang program kesejahteraan driver. “Regulasi pembagian komisi saat ini sebesar 20% memberikan keleluasaan kepada aplikator untuk meningkatkan pelayanan kepada customer.” tegas Syarkawi, Rabu (17/9).
Komisi 20% Perlu Dipertahankan Demi Keberlanjutan Ekosistem Transportasi Online
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah perlu mempertahankan komisi 20% pada layanan transportasi berbasis aplikasi atau ojek online (ojol) agar keseimbangan ekosistem antara pengemudi, konsumen, dan aplikator tetap terjaga. Menurut Ekonom Syarkawi Rauf, , aturan yang sudah ada saat ini cukup memberi ruang yang memadai bagi aplikator untuk menjaga mutu layanan sekaligus menopang program kesejahteraan driver. “Regulasi pembagian komisi saat ini sebesar 20% memberikan keleluasaan kepada aplikator untuk meningkatkan pelayanan kepada customer.” tegas Syarkawi, Rabu (17/9).
TAG: