Komisi Eropa Minta AS Patuhi Pembatasan Harga Minyak ke Rusia dengan Ketat



KONTAN.CO.ID - BRUSSELS. Komisi Eropa meminta Amerika Serikat untuk memastikan bahwa semua aturan yang mengatur harga maksimum minyak yang ditetapkan oleh negara-negara G7 terhadap Rusia benar-benar diterapkan dan dijalankan dengan ketat. Keinginan ini menyusul keputusan Washington pada Senin (9/3/2026) yang memberikan pengecualian terhadap beberapa sanksi minyak untuk memastikan pasokan dan menekan harga.

Harga minyak melonjak hingga US$ 119 per barel pada Senin, level tertinggi dalam hampir empat tahun, karena kekhawatiran terhadap pemangkasan produksi di Teluk dan gangguan ekspor akibat masalah tanker.

Baca Juga: Qatar Ingin Perkuat Kerja Sama Pertahanan dengan AS Usai Serangan Iran


Menteri keuangan negara G7 sebelumnya menyatakan kesiapannya untuk melepaskan minyak dari cadangan strategis jika diperlukan untuk menurunkan harga.

Komisaris Ekonomi Eropa, Valdis Dombrovskis, menekankan pentingnya penerapan batas harga dan kemungkinan memberlakukan larangan penuh pada layanan maritim untuk membatasi pendapatan perang Rusia.

“Jika tidak ditegakkan, hal ini justru kontraproduktif. Ini akan memperkuat kapasitas Rusia untuk berperang, melemahkan Ukraina, dan merusak dukungan kami terhadap Ukraina. Selain itu, hal ini juga akan menghambat tujuan AS dan Israel terkait Iran, karena Rusia juga mendukung upaya perang Iran,” ujar Dombrovskis dalam konferensi pers.

Langkah ini menyoroti ketegangan global antara menjaga pasokan energi, menekan harga, dan tetap menekan Rusia secara ekonomi di tengah konflik yang berkepanjangan di Eropa Timur.