KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi XI DPR RI meminta Bank Indonesia serius menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar pelemahannya tidak semakin menekan ekonomi domestik, mulai dari inflasi hingga beban industri yang bergantung pada bahan baku impor. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, DPR meminta BI melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh dan terukur agar rupiah kembali bergerak sesuai asumsi makro APBN 2026 di level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). “Kami meminta kepada Bank Indonesia melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh bagaimana melakukan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah kepada kesepakatan politik yang kita punyai yaitu di asumsi makro APBN 2026, di mana rupiah itu berada pada angka 16.500 rata-rata,” ujar Misbakhun kepada awak media saat ditemui di Gedung Parlemen, Senin (18/5/2026).
Komisi XI DPR Minta BI Serius Jaga Rupiah Agar Tak Menekan Ekonomi Domestik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Komisi XI DPR RI meminta Bank Indonesia serius menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar pelemahannya tidak semakin menekan ekonomi domestik, mulai dari inflasi hingga beban industri yang bergantung pada bahan baku impor. Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, DPR meminta BI melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh dan terukur agar rupiah kembali bergerak sesuai asumsi makro APBN 2026 di level Rp 16.500 per dolar Amerika Serikat (AS). “Kami meminta kepada Bank Indonesia melakukan langkah-langkah yang sungguh-sungguh bagaimana melakukan upaya stabilisasi nilai tukar rupiah kepada kesepakatan politik yang kita punyai yaitu di asumsi makro APBN 2026, di mana rupiah itu berada pada angka 16.500 rata-rata,” ujar Misbakhun kepada awak media saat ditemui di Gedung Parlemen, Senin (18/5/2026).