Komisi XII DPR Minta HGBT Dilanjutkan Demi Jaga Daya Saing Industri Nasional



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya, mengapresiasi kepastian pasokan gas nasional yang dinyatakan aman oleh pemerintah. Kepastian tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan sektor industri sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.

Menurut Bambang, tantangan utama saat ini bukan lagi terletak pada ketersediaan gas, melainkan pada upaya memastikan harga gas tetap kompetitif bagi industri manufaktur dalam negeri yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian.

Ia menjelaskan, gas bumi merupakan komponen biaya produksi yang signifikan bagi berbagai sektor strategis, seperti pupuk, petrokimia, baja, keramik, hingga industri makanan dan minuman. Kondisi ini menjadikan kebijakan harga gas memiliki pengaruh langsung terhadap daya saing industri nasional.


“Pernyataan pemerintah bahwa pasokan gas nasional dalam kondisi aman tentu menjadi kabar baik bagi dunia usaha. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan gas tersebut dapat diakses industri dengan harga yang kompetitif agar sektor manufaktur nasional tetap memiliki daya saing,” ujarnya melalui keterangan resmi, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga: Ketua Banggar Ingatkan Pemerintah Jangan Umumkan Kebijakan Prematur di RAPBN 2027

Bambang menegaskan pentingnya keberlanjutan program Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT) bagi sektor industri strategis nasional. Menurutnya, kebijakan tersebut telah terbukti efektif sebagai instrumen untuk menekan biaya produksi, menjaga tingkat utilisasi industri, serta memperkuat daya saing produk lokal di pasar global.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa pembangunan sektor energi tidak hanya berfokus pada aspek pasokan, tetapi juga harus memberikan nilai tambah nyata bagi perekonomian nasional, termasuk penciptaan lapangan kerja.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara investasi di sektor hulu migas dan kebutuhan industri domestik, agar kebijakan energi nasional dapat memberikan manfaat optimal bagi seluruh pemangku kepentingan.

“Kita perlu menjaga keseimbangan antara keberlanjutan investasi di sektor hulu migas dengan kebutuhan industri dalam negeri. Karena itu, kebijakan gas nasional harus mampu menjamin pasokan yang cukup sekaligus mendukung harga yang kompetitif bagi sektor-sektor strategis penerima HGBT,” tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News