Jakarta. Pemerintah klaim membawa kesepakatan bisnis senilai US$ 20,5 miliar. Itu adalah buah dari lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke negara-negara Uni Eropa. Klaim itu diungkapkan Tim Komunikasi Presiden Arie Dwipayana. Menurut Arie, dalam kunjungan lima hari presiden ke Uni Eropa, selain mengantongi kesepakatan bisnis senilai US$ 20,5 miliar, Indonesia juga berhasil menuntaskan negoisasi awal keikutsertaannya dalam Perjanjian Hubungan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA. Pemerintah Indonesia melihat optimisme negara-negara Eropa ke Indonesia selama kunjungan Presiden Jokowi. "Kalangan bisnis di sana percaya terhadap ekonomi kita, kebijakan deregulasi dianggap cukup positif," kata Jokowi.
Komitmen US$ 20,5 miliar dari Uni Eropa
Jakarta. Pemerintah klaim membawa kesepakatan bisnis senilai US$ 20,5 miliar. Itu adalah buah dari lawatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke negara-negara Uni Eropa. Klaim itu diungkapkan Tim Komunikasi Presiden Arie Dwipayana. Menurut Arie, dalam kunjungan lima hari presiden ke Uni Eropa, selain mengantongi kesepakatan bisnis senilai US$ 20,5 miliar, Indonesia juga berhasil menuntaskan negoisasi awal keikutsertaannya dalam Perjanjian Hubungan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa atau IEU-CEPA. Pemerintah Indonesia melihat optimisme negara-negara Eropa ke Indonesia selama kunjungan Presiden Jokowi. "Kalangan bisnis di sana percaya terhadap ekonomi kita, kebijakan deregulasi dianggap cukup positif," kata Jokowi.