JAKARTA. Perlambatan ekonomi China membuat harga batubara dan harga minyak mentah terus melandai. Jumat (9/3), harga batubara Newcastle di bursa ICE ditutup di US$ 108,25 per ton. Angka ini adalah harga terendah sejak Oktober 2010. Sedangkan harga minyak di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman April turun 0,68% jadi US$ 106,66 per barrel. Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo Futures Apelles R.T. Kawengian mengatakan, penurunan harga ini karena beberapa sentimen. Salah satunya, perlambatan ekonomi China sebagai konsumen besar batubara. Belum lagi ada koreksi nilai tukar dolar Australia sebagai produsen terbesar batubara. "Berakhirnya musim dingin membuat permintaan berkurang," imbuh Apelles. Kiswoyo Adi Joe, analis Askap Futures, menjelaskan, penurunan harga batubara terjadi karena mengikuti penurunan harga minyak. "Pemangkasan pertumbuhan ekonomi China membuat orang panik," ujar dia.
Komoditas energi melemah
JAKARTA. Perlambatan ekonomi China membuat harga batubara dan harga minyak mentah terus melandai. Jumat (9/3), harga batubara Newcastle di bursa ICE ditutup di US$ 108,25 per ton. Angka ini adalah harga terendah sejak Oktober 2010. Sedangkan harga minyak di New York Mercantile Exchange untuk pengiriman April turun 0,68% jadi US$ 106,66 per barrel. Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo Futures Apelles R.T. Kawengian mengatakan, penurunan harga ini karena beberapa sentimen. Salah satunya, perlambatan ekonomi China sebagai konsumen besar batubara. Belum lagi ada koreksi nilai tukar dolar Australia sebagai produsen terbesar batubara. "Berakhirnya musim dingin membuat permintaan berkurang," imbuh Apelles. Kiswoyo Adi Joe, analis Askap Futures, menjelaskan, penurunan harga batubara terjadi karena mengikuti penurunan harga minyak. "Pemangkasan pertumbuhan ekonomi China membuat orang panik," ujar dia.