JAKARTA. Belum membaiknya sektor komoditas, khususnya batubara disinyalir akan membuat emiten memutar otak untuk efisiensi. Yang jelas, salah satu opsi efisiensi tersebut adalah dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya. Ari Pitoyo, Chief Investment Officer Eastspring Investments Indonesia mengatakan, akan terjadi PHK di sektor yang berhubungan dengan tambang. Hal ini merupakan imbas dari kinerja tahun lalu dimana hingga September, rerata emiten yang melantai di bursa menderita rugi 11%. "Anda lihatlah banyak PHK untuk save cost. Jadi, PHK itu terjadi di sektor-sektor yang terkena dampak komoditas seperti Migas, kemudian akan batubara dan UNTR juga sudah mulai PHK juga," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/2).
Komoditas lesu, PHK membayangi emiten
JAKARTA. Belum membaiknya sektor komoditas, khususnya batubara disinyalir akan membuat emiten memutar otak untuk efisiensi. Yang jelas, salah satu opsi efisiensi tersebut adalah dengan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada karyawannya. Ari Pitoyo, Chief Investment Officer Eastspring Investments Indonesia mengatakan, akan terjadi PHK di sektor yang berhubungan dengan tambang. Hal ini merupakan imbas dari kinerja tahun lalu dimana hingga September, rerata emiten yang melantai di bursa menderita rugi 11%. "Anda lihatlah banyak PHK untuk save cost. Jadi, PHK itu terjadi di sektor-sektor yang terkena dampak komoditas seperti Migas, kemudian akan batubara dan UNTR juga sudah mulai PHK juga," ujarnya di Jakarta, Rabu (3/2).