KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan penyesuaian harga gas industri sebesar US$ 6 per MMBTU dinilai belum mampu mengangkat kinerja industri kimia Indonesia. Ketua Asosiasi Kimia Dasar Anorganik Indonesia (Akida) Michael Susanto Pardi mengatakan, kondisi industri kimia nasional membaik kendati harga gas sudah turun. Pabrik-pabrik kimia dalam negeri sebenarnya sudah kembali beroperasi usai Lebaran lalu. Sayangnya, daya beli konsumen hingga kini masih tergolong rendah. Baca Juga: Implementasi harga gas industri US$ 6 per MMBTU belum optimal di sektor industri kaca
Kondisi industri kimia belum pulih meski harga gas turun jadi US$ 6 per MMBTU
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan penyesuaian harga gas industri sebesar US$ 6 per MMBTU dinilai belum mampu mengangkat kinerja industri kimia Indonesia. Ketua Asosiasi Kimia Dasar Anorganik Indonesia (Akida) Michael Susanto Pardi mengatakan, kondisi industri kimia nasional membaik kendati harga gas sudah turun. Pabrik-pabrik kimia dalam negeri sebenarnya sudah kembali beroperasi usai Lebaran lalu. Sayangnya, daya beli konsumen hingga kini masih tergolong rendah. Baca Juga: Implementasi harga gas industri US$ 6 per MMBTU belum optimal di sektor industri kaca