SYDNEY. Qantas Airways Ltd. memutuskan untuk menunda rencananya menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) dari saham minoritas pada unit program penerbangan (frequent flyer). Pasar yang sedang bergejolak menjadi alasan utama dari penundaan tersebut.Sejatinya, Qantas merencanakan untuk melakukan IPO pada tahun ini. Namun, dalam pernyataan resminya kepada Bursa Australia, maskapai penerbangan terbesar Australia itu akhirnya menunda pelaksanaan IPO hingga semester I 2009.Menurut JPMorgan Chase & Co, maskapai tersebut berencana melepas sekitar 40% dari program kesetiaan pelanggan. Dari hajatan tersebut, Qantas menargetkan mampu meraup dana sebesar A$ 2 miliar atau setara dengan US$ 1,7 miliar.
Kondisi Pasar Buruk, Qantas Tunda Gelar IPO
SYDNEY. Qantas Airways Ltd. memutuskan untuk menunda rencananya menawarkan saham perdana atau initial public offering (IPO) dari saham minoritas pada unit program penerbangan (frequent flyer). Pasar yang sedang bergejolak menjadi alasan utama dari penundaan tersebut.Sejatinya, Qantas merencanakan untuk melakukan IPO pada tahun ini. Namun, dalam pernyataan resminya kepada Bursa Australia, maskapai penerbangan terbesar Australia itu akhirnya menunda pelaksanaan IPO hingga semester I 2009.Menurut JPMorgan Chase & Co, maskapai tersebut berencana melepas sekitar 40% dari program kesetiaan pelanggan. Dari hajatan tersebut, Qantas menargetkan mampu meraup dana sebesar A$ 2 miliar atau setara dengan US$ 1,7 miliar.