Konektivitas Digital Jadi Fokus Bisnis Layanan Perjalanan Internasional



KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia ke luar negeri mendorong perubahan kebutuhan di sektor layanan perjalanan, khususnya terkait konektivitas internet. 

Akses data yang stabil kini menjadi kebutuhan dasar, baik untuk perjalanan bisnis, wisata, maupun ibadah, seiring ketergantungan pengguna pada layanan digital selama bepergian.

Di sisi lain, biaya roaming internasional yang tinggi serta keterbatasan kartu SIM lokal di negara tujuan masih menjadi kendala bagi banyak pelancong.


Kondisi ini membuka ruang bagi adopsi teknologi eSIM, yang menawarkan kemudahan aktivasi jaringan tanpa penggunaan kartu fisik.

Melihat peluang tersebut, JavaMifi meluncurkan Java Connect, sebuah aplikasi digital yang memungkinkan pembelian dan aktivasi eSIM langsung melalui perangkat pengguna. 

Baca Juga: OJK Catat Peralihan Fokus Bisnis Penjaminan dari Segmen Produktif ke Nonproduktif

Lewat aplikasi ini, pelanggan dapat memilih paket data berdasarkan negara tujuan dan durasi perjalanan, kemudian mengaktifkannya secara mandiri sebelum atau saat tiba di luar negeri.

Teknologi eSIM memungkinkan profil jaringan diunduh secara digital, sehingga pengguna tidak perlu mengganti kartu SIM konvensional. 

Dari perspektif bisnis, pendekatan ini dinilai mampu menekan hambatan distribusi fisik, mempercepat proses layanan, serta meningkatkan efisiensi operasional penyedia jasa konektivitas.

Co-Founder JavaMifi, Andintya Maris, menyatakan peluncuran Java Connect merupakan respons terhadap perubahan perilaku konsumen yang semakin mengutamakan kecepatan dan kemudahan layanan berbasis digital. 

"Transformasi ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menyesuaikan model bisnis dengan kebutuhan traveler modern," ujarnya dalam siaran pers, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Telkomsat Perkuat Konektivitas Digital Nasional Lewat Satelit

Saat ini, layanan eSIM melalui Java Connect mencakup lebih dari 200 negara. Perusahaan juga menyediakan dukungan pelanggan selama 24 jam, yang menjadi faktor penting dalam menjaga keandalan layanan, terutama bagi pengguna yang berada di luar negeri.

JavaMifi selama ini dikenal sebagai penyedia layanan Global WiFi dan salah satu pelaku awal layanan eSIM perjalanan di Indonesia.

Kehadiran Java Connect menandai langkah lanjutan perusahaan dalam memperkuat ekosistem layanan digital, dengan mengalihkan fokus dari perangkat fisik ke platform berbasis aplikasi.

Ke depan, perusahaan memproyeksikan permintaan konektivitas lintas negara akan terus tumbuh seiring pemulihan perjalanan internasional.

Baca Juga: SWIFT Bakal Melayani Transaksi Uang Digital

Dalam konteks tersebut, eSIM dipandang sebagai solusi yang semakin relevan, sekaligus menjadi area persaingan baru di industri layanan perjalanan dan telekomunikasi digital.

Selanjutnya: Asing Net Sell Rp 2,3 Triliun, Intip Saham yang Banyak Dijual Asing, Jumat (13/2)

Menarik Dibaca: 15 Makanan Diet yang Mengenyangkan untuk Menggantikan Nasi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News