KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, melihat peluang menarik dana investor Timur Tengah ke Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global. Luhut menyiapkan skenario terburuk jika konflik di sekitar Selat Hormuz tidak segera berakhir dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Dalam skenario tersebut, harga minyak dunia dan produk turunannya berpotensi tetap tinggi. “Dari open source dan semua yang kita lihat, kita tidak melihat ada harapan untuk segera berdamai dalam 2–3 tahun ke depan. Ya kita berharap lebih cepat, tapi kita membuat worst case scenario kalau itu terjadi, maka harga minyak itu tetap akan tinggi, dan turunannya pun akan tinggi,” ujar Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Konflik Selat Homuz Diperkirakan Berlanjut 2-3 Tahun, DEN Melihat Peluang Investasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN), Luhut Binsar Pandjaitan, melihat peluang menarik dana investor Timur Tengah ke Indonesia di tengah ketidakpastian geopolitik global. Luhut menyiapkan skenario terburuk jika konflik di sekitar Selat Hormuz tidak segera berakhir dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Dalam skenario tersebut, harga minyak dunia dan produk turunannya berpotensi tetap tinggi. “Dari open source dan semua yang kita lihat, kita tidak melihat ada harapan untuk segera berdamai dalam 2–3 tahun ke depan. Ya kita berharap lebih cepat, tapi kita membuat worst case scenario kalau itu terjadi, maka harga minyak itu tetap akan tinggi, dan turunannya pun akan tinggi,” ujar Luhut saat ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (27/10/2026).