KONTAN.CO.ID - SEOUL. Konflik di Timur Tengah kini mulai memengaruhi rantai pasok global, termasuk industri otomotif, setelah Hyundai Motor mengungkapkan bahwa ekspor ke Eropa dan Afrika Utara yang biasanya melalui jalur Timur Tengah terganggu akibat perang di kawasan tersebut. Gangguan ini berdampak pada kenaikan biaya logistik, keterlambatan pengiriman, dan menambah tekanan pada Hyundai serta pemasoknya. Kim Dong-jo, Wakil Presiden Senior Hyundai Motor di Global Policy Office, menekankan bahwa meski konflik segera berakhir, pemulihan rantai pasok akan membutuhkan waktu. “Bahkan jika konflik selesai, diperlukan waktu yang cukup lama untuk membangun kembali dan memulihkan rantai pasok yang ada,” kata Kim saat berada di Pelabuhan Pyeongtaek-Dangjin, di mana pemerintah, perusahaan logistik, dan produsen mobil berkumpul untuk menilai dampak perang.
Konflik Timur Tengah Ganggu Ekspor Hyundai, Biaya Logistik Meroket
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Konflik di Timur Tengah kini mulai memengaruhi rantai pasok global, termasuk industri otomotif, setelah Hyundai Motor mengungkapkan bahwa ekspor ke Eropa dan Afrika Utara yang biasanya melalui jalur Timur Tengah terganggu akibat perang di kawasan tersebut. Gangguan ini berdampak pada kenaikan biaya logistik, keterlambatan pengiriman, dan menambah tekanan pada Hyundai serta pemasoknya. Kim Dong-jo, Wakil Presiden Senior Hyundai Motor di Global Policy Office, menekankan bahwa meski konflik segera berakhir, pemulihan rantai pasok akan membutuhkan waktu. “Bahkan jika konflik selesai, diperlukan waktu yang cukup lama untuk membangun kembali dan memulihkan rantai pasok yang ada,” kata Kim saat berada di Pelabuhan Pyeongtaek-Dangjin, di mana pemerintah, perusahaan logistik, dan produsen mobil berkumpul untuk menilai dampak perang.
TAG: