KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik Timur Tengah yang terjadi beberapa waktu terakhir memengaruhi sejumlah industri di sektor manufaktur. Namun, dampaknya ke industri keramik domestik dinilai tak begitu signifikan. Chief Operating Officer PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto mengatakan bahwa dampak langsung dari konflik Timur Tengah tidak terlalu dirasakan oleh produsen keramik. Sebab, pasokan gas bumi Indonesia, yang melalui pipanisasi dari hulu ke Perusahaan Gas Negara (PGN) lalu ke semua anggota Asaki, semuanya berasal dari gas alam domestik. Dengan begitu, suplai gas untuk produsen keramik dalam negeri tak terdampak penutupan Selat Hormuz.
Konflik Timur Tengah Memanas, Industri Keramik Dalam Negeri Masih Aman
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konflik Timur Tengah yang terjadi beberapa waktu terakhir memengaruhi sejumlah industri di sektor manufaktur. Namun, dampaknya ke industri keramik domestik dinilai tak begitu signifikan. Chief Operating Officer PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) sekaligus Ketua Umum Asosiasi Aneka Industri Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto mengatakan bahwa dampak langsung dari konflik Timur Tengah tidak terlalu dirasakan oleh produsen keramik. Sebab, pasokan gas bumi Indonesia, yang melalui pipanisasi dari hulu ke Perusahaan Gas Negara (PGN) lalu ke semua anggota Asaki, semuanya berasal dari gas alam domestik. Dengan begitu, suplai gas untuk produsen keramik dalam negeri tak terdampak penutupan Selat Hormuz.