Konsensus Analis Memprediksi PMI Manufaktur Eropa Masih Ekspansi di Juli



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri manufaktur Eropa diprediksi masih bergairah di periode Juli. Ini terlihat dari konsensus proyeksi analis terhadap purchasing manager’s index (PMI) sektor manufaktur sejumlah negara di Eropa, yang akan dirilis Senin (3/8/2027).

Spanyol salah satunya. Menurut konsensus proyeksi analis, PMI sektor manufaktur negara pemenang Piala Dunia 2026 ini akan kembali ke level ekspansif. Konsensus proyeksi analis memprediksi PMI manufaktur Spanyol di Juli berada di 50,5, naik dari 49,7 sebulan sebelumnya.

Sedikit kilas balik, di Juni, PMI sektor manufaktur Spanyol memang lebih rendah dari konsensus proyeksi analis maupun dari realisasi bulan sebelumnya. Di Mei, PMI manufaktur Spanyol masih ekspansi di 51,2. Kala itu analis memprediksi PMI hanya akan turun ke level 51.


S&P Global Market Intelligence menyebut, PMI manufaktur Spanyol di Juni kontraksi lantaran pesanan turun secara signifikan. Selain itu, tingkat produksi dipangkas untuk pertama kalinya dalam tiga bulan.

Baca Juga: OPEC+ Naikkan Produksi Minyak September, Rampungkan Penghapusan Pemangkasan Sukarela

“Terdapat bukti kembali adanya pengurangan sebagian dari penumpukan stok pengaman yang terlihat di awal tahun, sementara perusahaan mencatat bahwa harga jual yang tinggi berdampak negatif pada permintaan,” tutur Paul Smith, Direktur Ekonomi S&P Global Market Intelligence, dalam keterangan resmi.

PMI manufaktur di Swiss juga diprediksi naik mencapai 54,5 di Juli dari 54,3 di Juni. Tapi, sekadar informasi, di Mei indeks manajer pembelian negara ini mencapai level 57,3. Artinya, kendati masih ekspansif, terjadi perlambatan di sektor manufaktur.

Italia juga diprediksi akan mencatat kenaikan tipis pada PMI sektor manufaktur. Konsensus proyeksi analis memprediksi indeks manufaktur negara ini akan naik mencapai 52,5 di Juli dari 52,2 di Juni.

Di sisi lain, konsensus proyeksi analis memprediksi PMI manufaktur final di Jerman dan Prancis bakal stagnan. PMI manufaktur final di Jerman bakal stagnan di 52,2 dan PMI manufaktur final Prancis bakal stagnan di 50,0.

Baca Juga: Ekonomi China Melambat, PBOC Janji Jaga Likuiditas dan Sesuaikan Kebijakan

Sekadar mengingatkan, level indeks PMI di 50 ke atas menunjukkan sektor manufaktur di negara tersebut berada di fase ekspansi. Sementara level di bawah 50 menunjukkan sektor manufaktur tengah kontraksi.

Secara umum, konsensus proyeksi analis memprediksi PMI sektor manufaktur di benua biru akan berada di level 52 di Juli, tidak berubah dibanding bulan sebelumnya. Angka tersebut lebih tinggi dari PMI manufaktur Eropa di Mei, yang ada di 51,3.

Indeks manufaktur Inggris juga diprediksi stagnan di level 52,8 di Juli. Bila dibandingkan posisi indeks di Mei, angka di Juni dan Juli lebih rendah. Di Mei, indeks tersebut berada di level 53,1.