Konsep Hunian Hijau di CitraLand BSB City Diminati



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren hunian ramah lingkungan di Kota Semarang terus menunjukkan penguatan, khususnya di kalangan masyarakat kelas menengah atas. Fenomena tersebut tercermin perkembangan penjualan Klaster Serena Hill di kawasan CitraLand BSB City, salah satu proyek Ciputra Group.

Klaster Serena Hill yang dikembangan dikembangkan dengan konsep green building dan desain inner court  sebnayak 30 unit. Meski baru dipasarkan, klaster ini telah terjual sebanyak 60%. 

Serena Hill menghadirkan tiga tipe rumah, yakni Agatha, Anila, dan Delavera. Klaster ini dibanderol dengan harga  mulai Rp1,87 miliar hingga Rp3,73 miliar untuk skema tunai bertahap, serta Rp1,79 miliar hingga Rp3,56 miliar untuk skema KPR enam bulan. 


Inner court adalah konsep desain rumah berupa ruang terbuka di dalam bangunan, biasanya berbentuk taman kecil di tengah atau di antara ruang utama. Konsep ini tidak hanya memperkuat estetika, tetapi juga mendukung kualitas hunian yang sehat.

Baca Juga: Pasar Perkantoran Mulai Menyala Berkat Permintaan Ruang dan Perpanjangan Masa Sewa

General Manager CitraLand BSB City, Dessaf Setia Permana, mengatakan pascapandemi Covid-19, preferensi konsumen properti—khususnya segmen menengah atas—bergeser ke hunian dengan lingkungan yang lebih sehat. "Udara bersih, suasana asri, dan ketenangan kini lebih diutamakan dibanding lokasi di pusat kota yang padat dan berpolusi," kata dia dalam keterangannya, Rabu (4/2/2026).

Menjawab tren tersebut, CitraLand BSB City dalam dua tahun terakhir mengembangkan cluster ramah lingkungan. Salah satunya Serena Hill, yang mengusung konsep inner court sebagai ruang hidup terintegrasi dengan aktivitas penghuni.

Menurut Dessaf, desain inner court memaksimalkan sirkulasi udara dan cahaya alami, menekan konsumsi energi, serta mengurangi kebutuhan perawatan bangunan, sehingga menciptakan hunian yang nyaman dan selaras dengan alam. Seri hunian ini juga menjadi produk pertama CitraLand BSB City yang mengantongi sertifikasi green building berstandar internasional Asia-Afrika dan berafiliasi dengan World Bank.

Kebutuhan akan bangunan hijau kian relevan seiring meningkatnya jumlah warga negara asing dan perusahaan multinasional di kawasan tersebut, dengan hampir 300 WNA tercatat menetap. Sertifikasi green building kini telah menjadi standar global dalam pemilihan hunian.

Melihat tingginya minat konsumen, manajemen berencana meluncurkan produk hunian baru sepanjang 2026. Salah satu pendorong utama penjualan adalah insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) 100% untuk rumah tapak dan rumah susun.

Baca Juga: Ciputra Group Perluas Akses KPR untuk Proyek Hunian The Forestine

Selain insentif, pengembangan Serena Hill menegaskan komitmen pada ruang terbuka hijau. Sebagian lahan sengaja tidak dimaksimalkan sebagai bangunan demi menjaga kualitas lingkungan, termasuk penyediaan taman besar dan area olahraga untuk mendukung quality living.

Sementara itu, Head of Marketing CitraLand BSB City Semarang, Aditya Wibowo, menyampaikan berbagai promo hingga Februari 2026, antara lain diskon hingga Rp200 juta untuk tipe tertentu, program PPN DTP untuk tipe Agatha, serta bonus seperti gratis AC.

CitraLand BSB City merupakan bagian dari masterplan kota satelit Bukit Semarang Baru seluas 1.000 hektare yang mengintegrasikan hunian, pusat bisnis, ritel, dan pendidikan. Didukung fasilitas lengkap, mulai dari sekolah, rumah sakit, perbankan, pusat bisnis, hingga Uptown Mall berkonsep green building, kawasan kian menguat sebagai kawasan hunian berkelanjutan. 

Selanjutnya: Harga Emas Dunia Naik Lebih dari 1% Kamis (5/2) Pagi, Ditopang Ketegangan Geopolitik

Menarik Dibaca: Daftar Kandungan Protein Telur Tertinggi, Pilih untuk Energi Optimal dan Daya Tahan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News