KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Chief Executive Officer Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, menjelaskan alasan lembaganya belum mempublikasikan laporan keuangan kepada masyarakat. Menurutnya, proses penyusunan laporan masih berlangsung karena Danantara tengah mengonsolidasikan data keuangan dari lebih dari 1.000 perusahaan badan usaha milik negara (BUMN). Rosan mengatakan proses konsolidasi tersebut membutuhkan waktu mengingat besarnya jumlah entitas yang berada di bawah pengelolaan Danantara.
Selain itu, berdasarkan ketentuan yang berlaku, perusahaan non-terbuka (non-Tbk) masih memiliki batas waktu penyampaian laporan keuangan hingga pertengahan Juni.
Baca Juga: Danantara Konsolidasi BUMN Logistik, Pengamat: Jangan Cuma Pangkas Jumlah Perusahaan "Kami juga sebenarnya sudah menyerahkan datanya ke BPK yang akan mengaudit kami," ujar Rosan di Kantor Kepresidenan, Senin (15/6). Meski laporan keuangan belum dipublikasikan secara resmi, Rosan menegaskan Danantara tetap mengedepankan keterbukaan kepada calon investor dan mitra strategis. Menurut dia, pihak investor diberikan akses untuk menelaah data keuangan, melakukan perhitungan, serta menganalisis kondisi perusahaan berdasarkan laporan yang telah disiapkan, meskipun masih menunggu proses audit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Rosan menilai langkah transparansi tersebut mendapat respons positif dari investor. Keterbukaan informasi dinilai menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan terhadap Danantara yang saat ini mengelola aset dan investasi BUMN. Selain menyampaikan data keuangan, Danantara juga berupaya memberikan gambaran secara terbuka mengenai perkembangan ekonomi dan kondisi bisnis yang memengaruhi kinerja perusahaan.
Baca Juga: Dirut PT PAL Tegaskan Konsolidasi BUMN Galangan Kapal Bukan Agenda Pangkas Pekerja "Kita kasih tahu apa adanya dan mereka juga bisa mengikuti semua perkembangan yang ada di sini," tegas Rosan. Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa fokus utama Danantara saat ini adalah menuntaskan konsolidasi laporan keuangan grup BUMN dan proses audit, sembari menjaga kepercayaan investor melalui keterbukaan informasi kepada para calon mitra strategis. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News