JAKARTA. Pemerintah memastikan konsolidasi jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) bank milik pemerintah berlanjut. Kementerian BUMN menargetkan, bakal ada penggabungan sebanyak 10.000 unit mesin ATM dan 60.000 mesin gesek (EDC) sebelum tutup tahun ini. Sambil mengebut penggabungan ATM dan EDC Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) jilid dua, Kementerian BUMN juga memproses izin prinsip perusahaan switching ke Bank Indonesia (BI). Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, peluncuran jaringan ATM dan EDC Link Himbara akan dilakukan sebelum akhir 2016. Nantinya, Gatot bilang, masing-masing bank BUMN akan menyumbang sebanyak 3.000 ATM, kecuali BTN yang hanya menyumbang 1.000 ATM. Sementara, konsolidasi EDC akan memungkinkan sinergi toko (merchant) yang bekerja sama dengan tiga bank yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). "Kami sedang mengurus pembentukan badan hukum. Awal Agustus nanti diharapkan sudah keluar izin awal dari BI,” ujar Gatot.
Konsolidasi ATM bank BUMN berlanjut
JAKARTA. Pemerintah memastikan konsolidasi jaringan anjungan tunai mandiri (ATM) bank milik pemerintah berlanjut. Kementerian BUMN menargetkan, bakal ada penggabungan sebanyak 10.000 unit mesin ATM dan 60.000 mesin gesek (EDC) sebelum tutup tahun ini. Sambil mengebut penggabungan ATM dan EDC Himpunan Bank-bank Milik Negara (Himbara) jilid dua, Kementerian BUMN juga memproses izin prinsip perusahaan switching ke Bank Indonesia (BI). Deputi Bidang Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan, peluncuran jaringan ATM dan EDC Link Himbara akan dilakukan sebelum akhir 2016. Nantinya, Gatot bilang, masing-masing bank BUMN akan menyumbang sebanyak 3.000 ATM, kecuali BTN yang hanya menyumbang 1.000 ATM. Sementara, konsolidasi EDC akan memungkinkan sinergi toko (merchant) yang bekerja sama dengan tiga bank yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). "Kami sedang mengurus pembentukan badan hukum. Awal Agustus nanti diharapkan sudah keluar izin awal dari BI,” ujar Gatot.