KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki kuartal IV-2021, kinerja PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) diperkirakan akan mencatatkan perbaikan kinerja. Faktor meningkatnya konsumsi ayam serta adanya program culling dinilai akan jadi faktor penunjang. Analis Panin Sekuritas Jonathan Guyadi dalam risetnya pada 15 November menuliskan, konsumsi ayam diproyeksikan meningkat seiring dengan perbaikan mobilitas masyarakat dan perekonomian. Hal ini tercermin dari indeks ekspektasi kegiatan usaha yang menunjukkan tren positif di bulan Oktober kemarin. Menurut Jonathan, hal ini akan berdampak positif pada consumption appetite dari masyarakat, di mana IKK dan indeks ekspektasi penghasilan masyarakat juga meningkat di Oktober. Selain itu, ia bilang, adanya momen Natal dan Tahun Baru juga akan mendorong peningkatan konsumsi ayam pada kuartal IV-2021.
“Patut diketahui juga bahwa, tren positif pertumbuhan konsumsi ayam yang cukup positif pada tahun ini, tercermin dari volume penjualan yang meningkat untuk DOC segment dan commercial farm & cons products,” tulis Jonathan dalam risetnya. Selain itu, adanya culling program yang masih akan dilakukan pada bulan October - November juga diproyeksikan akan menjaga stabilitas dari harga DOC maupun live bird di kuartal IV-2021. Walau begitu, Jonathan menilai margin dari feeds diproyeksikan masih akan mengalami tekanan. Baca Juga: Kinerja sejalan proyeksi, saham Japfa (JPFA) direkomendasikan beli Hal ini tidak terlepas dari adanya himbauan dari pemerintah untuk tidak meningkatkan harga pakan ternak yang dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk passed on kepada consumer. Serta shipment cost raw material yang diekspektasikan akan tetap tinggi yang tercermin dari baltics index yang tercatat meningkat 107% ytd.
JPFA Chart by TradingView