KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel berpotensi mengubah keseimbangan pasar minyak sawit Indonesia. Seiring rencana penerapan mandatori biodiesel B50, konsumsi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di dalam negeri diperkirakan meningkat, sehingga ruang pasokan untuk ekspor berpotensi menyusut. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan, peningkatan konsumsi CPO domestik terutama didorong oleh kebutuhan bahan baku biodiesel. Konsumsi CPO untuk biodiesel diperkirakan mencapai 17,4 juta ton pada 2027, meningkat dari sekitar 12,7 juta ton pada 2025. “Untuk tahun 2026 konsumsi biodiesel diperkirakan 13,7 juta ton,” kata Eddy kepada Kontan, Jumat (16/10/2026).
Konsumsi CPO Naik akibat B50, Bagaimana Prospek Ekspor Sawit Indonesia?
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peningkatan kebutuhan bahan baku biodiesel berpotensi mengubah keseimbangan pasar minyak sawit Indonesia. Seiring rencana penerapan mandatori biodiesel B50, konsumsi minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) di dalam negeri diperkirakan meningkat, sehingga ruang pasokan untuk ekspor berpotensi menyusut. Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono mengatakan, peningkatan konsumsi CPO domestik terutama didorong oleh kebutuhan bahan baku biodiesel. Konsumsi CPO untuk biodiesel diperkirakan mencapai 17,4 juta ton pada 2027, meningkat dari sekitar 12,7 juta ton pada 2025. “Untuk tahun 2026 konsumsi biodiesel diperkirakan 13,7 juta ton,” kata Eddy kepada Kontan, Jumat (16/10/2026).
TAG: