Konsumsi Pemerintah Tumbuh 8,95% di Kuartal III 2026, Didorong Gaji PPPK dan MBG



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Konsumsi pemerintah menjadi salah satu komponen pengeluaran yang mencatatkan pertumbuhan tinggi dan turut menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, konsumsi pemerintah tumbuh 8,95% secara tahunan (year on year/yoy) pada kuartal III 2026. Berdasarkan distribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), komponen ini memiliki kontribusi sebesar 1,25%.

Sementara itu, dari sisi sumber pertumbuhan, konsumsi pemerintah menyumbang 0,62% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 5,47% yoy pada kuartal III 2026.


Baca Juga: Mendagri Minta UU SDI Tak Mengkooptasi Hingga Masukan Data Sensitif Negara

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M Edy Mahmud mengatakan, tingginya pertumbuhan konsumsi pemerintah tersebut terutama didorong oleh peningkatan belanja gaji dan tunjangan aparatur sipil negara (ASN), khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Menurut Edy, jumlah PPPK pada kuartal III 2026 meningkat cukup besar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Hal ini sejalan dengan penambahan jumlah PPPK yang dilakukan pada akhir 2025 sehingga dampak belanja pegawainya semakin terlihat pada tahun ini.

"Konsumsi pemerintah mencapai 8,95% year on year di kuartal III tahun 2026. Terutama didorong oleh peningkatan belanja gaji dan tunjangan ASN, khususnya PPPK," ujar Edy dalam konfrensi pers, Kamis (5/11/2026).

Selain belanja pegawai, konsumsi pemerintah juga ditopang oleh akselerasi belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG). Edy menjelaskan, realisasi belanja program tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama pada kuartal III 2025.

Ia menyebut, penyaluran MBG dalam bentuk makanan kepada masyarakat turut diperhitungkan sebagai pengeluaran konsumsi pemerintah dalam perhitungan PDB dari sisi pengeluaran.

"Sehingga akselerasi program ini juga turut memberikan dorongan yang signifikan terhadap pertumbuhan konsumsi pemerintah pada kuartal III tahun 2026," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News