JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan penjualan pada tahun 2015. Di sepanjang tahun lalu, perseroan meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 5,7 %, yakni dari Rp 34,5 triliun pada 2014 menjadi Rp 36,5 triliun di tahun 2015. Selain pendapatan, laba bersih Unilever juga tumbuh 2% menjadi Rp 5,85 triliun. Direktur Governance & Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan Sancoyo Antarikso mengatakan, minimnya pertumbuhan penjualan perusahaan sangat dipengaruhi kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih kurang kondusif. ”GDP Indonesia melemah jadi 4,8 %, imbasnya konsumsi masyarakat juga turun,” kata Sancoyo dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.
Konsumsi tumbuh, penjualan Unilever ikut meningkat
JAKARTA. PT Unilever Indonesia Tbk mencatat pertumbuhan penjualan pada tahun 2015. Di sepanjang tahun lalu, perseroan meraih pertumbuhan pendapatan sebesar 5,7 %, yakni dari Rp 34,5 triliun pada 2014 menjadi Rp 36,5 triliun di tahun 2015. Selain pendapatan, laba bersih Unilever juga tumbuh 2% menjadi Rp 5,85 triliun. Direktur Governance & Corporate Affairs dan Sekretaris Perusahaan Sancoyo Antarikso mengatakan, minimnya pertumbuhan penjualan perusahaan sangat dipengaruhi kondisi makro ekonomi Indonesia yang masih kurang kondusif. ”GDP Indonesia melemah jadi 4,8 %, imbasnya konsumsi masyarakat juga turun,” kata Sancoyo dalam keterangan tertulisnya, akhir pekan lalu.