KONTAN Hadirkan Perspektif Ketahanan Ekonomi Lintas Generasi dalam KEDF 2026



KONTAN.CO.ID - Bonus demografi dipercaya sebagai modal utama Indonesia mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang lebih baik. Namun, sesungguhnya Indonesia telah melewati puncak demografi dan diperlukan sejumlah strategi untuk betul-betul mencapai ambisi Indonesia Emas 2045. 

Kajian KONTAN bersama Lembaga Demografi (LD) FEB UI mencatat,  besarnya jumlah penduduk usia produktif tidak diimbangi dengan ketersediaan peluang kerja. Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) BPS Februari 2026 mencatat 147,67 juta penduduk bekerja, namun 59,42% bekerja di sektor informal. Selain itu, LD FEB UI juga menemukan 2 dari 3 pekerja belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. 

Bila Indonesia tidak memanfaatkan waktu yang tersisa untuk mengoptimalkan bonus demografi, sejumlah tantangan akan mengemuka, mulai dari jebakan pendapatan menengah, beban generasi sandwich, tekanan fiskal, hingga kemiskinan struktural. 


Tantangan lain muncul dari konflik geopolitik dan pergeseran rantai pasok dunia yang memengaruhi arus perdagangan, investasi, serta stabilitas pasar keuangan. Pesatnya perkembangan akal imitasi (AI) juga menyebabkan disrupsi pasar tenaga kerja. 

Wadah lintas generasi

Menariknya, tantangan ini dihadapi secara bersamaan oleh empat generasi, yaitu Baby Boomers, Generasi X, Milenial, dan Generasi Z. Memperingati usia ke-30, KONTAN menghadirkan KONTAN Economic & Demographic Forum (KEDF) 2026sebagai ruang navigasi bersama yang mempertemukan seluruh generasi untuk membaca, berdiskusi, dan menemukan arah ekonomi Indonesia. Forum yang berlangsung di Menara Kompas, Jakarta, pada Selasa (29/9/2026) ini dihadiri sekitar 350 peserta dari ekonom,instansi/lembaga, asosiasi, regulator, akademisi, hingga mahasiswa dan masyarakat umum. 

Dalam sambutannya, Direktur KONTAN Cipta Wahyana mengungkapkan keputusan ekonomi dan investasi diambil berdasarkan pemahaman yang dimiliki. Oleh karena itu, dengan mengusung tema Navigating the Economy Across Generations, KEDF 2026 bertujuan menjadi wadah diskusi lintas generasi untuk memahami arah kebijakan ekonomi nasional serta dinamika global yang akan membentuk perekonomian Indonesia.

“Forum ini mempertemukan pengalaman dengan keberanian untuk berikhtiar dan mencoba. Forum ini juga diharapkan bisa mempertemukan usulan-usulan kebijakan, pendapat-pendapat dari para pakar, serta inspirasi dari para pengusaha tentang bagaimana kita harus bersikap ke depan,” ujarnya. 

Transisi demografi dan peluang ekonomi

KEDF 2026 menghadirkan tiga sesi diskusi utama bersama ekonom, peneliti, dan pemimpin bisnis lintas generasi. Pada sesi “Geo-Economics:Can Indonesia Stay Resilient in a Fractured World” Wakil Ketua Dewan Ekonomi Nasional Mari Elka Pangestu dan Co-Founder Synergy Policies Dinna Prapto Raharja membahas strategi menjaga ketahanan ekonomi Indonesia di tengah fragmentasi global.

Selanjutnya pada sesi “Demography & Silver Economy: Indonesia's Greatest Opportunity or Biggest Risk?”, Kepala Lembaga Demografi FEB UI I Dewa Gede Karma Wisana dan Group CEO Mayapada Healthcare Jonathan Tahir mengulas optimalisasi bonus demografi serta peluang silver economy.

Terakhir dalam sesi “Generational Crossroads Monolog: Building Prosperity Across Time” CEO Se'Indonesia Rinaldi Dharma Utama dan Presiden Komisaris BCA Jahja Setiaatmadja membagikan perspektif kepemimpinan muda serta nilai warisan senior bagi keberlanjutan ekonomi jangka panjang.

Seiring KEDF 2026, KONTAN meluncurkan tiga buku sebagai bagian dari rangkaian perayaan 30 Tahun KONTAN, yakni Melampaui Zaman – 30 Kisah Korporasi dan Tokoh Menavigasi Perubahan; Lima Krisis, Satu Indonesia, 1996-2026; serta buku literasi finansial anak Petualangan Rupi, Koko, dan Kiki. Rangkaian perayaan juga dilengkapi kompetisi infografis bagi mahasiswa dengan tema Demographic Transition and Economic Growth in Indonesia. 

Sejumlah mitra KONTAN seperti Barito Pacific Group, ASTRA, Lembaga Penjamin Simpanan, Bank Mayapada, BTN, Djarum Foundation, PT PP, Telkom Indonesia, BCA, dan Sinar Mas Land turut mendukung terlaksananya Kontan Economic and Demographic Forum 2026. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News