JAKARTA. Pangsa pasar yang masih kecil, jadi potensi tersendiri bagi mobil di segmen premium Indonesia. Namun, seperti industri otomotif secara umum, penjualan mobil segmen premium masih bergantung permintaan pasar dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Jonfis Fandy, Direktur Marketing dan After Sales Services PT Honda Prospect Motors (HPM) menuturkan, sejauh ini penjualan mobil segmen premium terbilang stagnan. "Jumlahnya sedikit. Kadang-kadang satu bulan tidak ada penjualan," terang Jonfis, Rabu (6/4). Meski begitu, Jonfis mengaku, permintaan mobil segmen premium tetap ada walaupun kondisi sedang stagnan. Artinya, perkembangan penjualan mobil segmen premium sangat bergantung dari kesediaan barang dan juga model. Ia pun memperkirakan, pertumbuhan penjualan segmen premium tidak akan tumbuh besar.
Kontribusi mobil premium Honda masih minim
JAKARTA. Pangsa pasar yang masih kecil, jadi potensi tersendiri bagi mobil di segmen premium Indonesia. Namun, seperti industri otomotif secara umum, penjualan mobil segmen premium masih bergantung permintaan pasar dan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi. Jonfis Fandy, Direktur Marketing dan After Sales Services PT Honda Prospect Motors (HPM) menuturkan, sejauh ini penjualan mobil segmen premium terbilang stagnan. "Jumlahnya sedikit. Kadang-kadang satu bulan tidak ada penjualan," terang Jonfis, Rabu (6/4). Meski begitu, Jonfis mengaku, permintaan mobil segmen premium tetap ada walaupun kondisi sedang stagnan. Artinya, perkembangan penjualan mobil segmen premium sangat bergantung dari kesediaan barang dan juga model. Ia pun memperkirakan, pertumbuhan penjualan segmen premium tidak akan tumbuh besar.