JAKARTA. Sudah tidak asing lagi bila peritel kini turut menjajakan produk private label alias produk merek sendiri. Meski begitu, produk label sendiri belum memberi kontribusi berarti bagi peritel. Lihat saja PT Indomarco Prismatama , pengelola Indomaret dan kafetaria minimarket Indomaret Point. Perusahaan ini menjual beragam produk label sendiri, mulai dari makanan ringan, air mineral, beras, gula, sabun, tisu, hingga alat tulis. Direktur Pemasaran Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf menjelaskan, pihaknya menjual produk merek sendiri karena sejumlah alasan. Pertama, untuk memperkuat citra Indomaret sendiri. Kedua, untuk menggandeng industri kecil dan menengah (IKM) yang tidak kuat bersaing dengan merek yang sudah punya nama. Ketiga, memberi nilai lebih kepada konsumen. Pasalnya, harga produk merek sendiri bisa lebih murah 10% ketimbang produk sejenis karena tidak ada biaya promosi.
Kontribusi produk label sendiri masih minim
JAKARTA. Sudah tidak asing lagi bila peritel kini turut menjajakan produk private label alias produk merek sendiri. Meski begitu, produk label sendiri belum memberi kontribusi berarti bagi peritel. Lihat saja PT Indomarco Prismatama , pengelola Indomaret dan kafetaria minimarket Indomaret Point. Perusahaan ini menjual beragam produk label sendiri, mulai dari makanan ringan, air mineral, beras, gula, sabun, tisu, hingga alat tulis. Direktur Pemasaran Indomarco Prismatama Wiwiek Yusuf menjelaskan, pihaknya menjual produk merek sendiri karena sejumlah alasan. Pertama, untuk memperkuat citra Indomaret sendiri. Kedua, untuk menggandeng industri kecil dan menengah (IKM) yang tidak kuat bersaing dengan merek yang sudah punya nama. Ketiga, memberi nilai lebih kepada konsumen. Pasalnya, harga produk merek sendiri bisa lebih murah 10% ketimbang produk sejenis karena tidak ada biaya promosi.