JAKARTA. Kontroversi keikutsertaan Indonesia dalam perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dengan Australia dan Selandia Baru (AANZ-FTA) makin berkobar. Tapi, Departemen Perdagangan (Depdag) bersikeras tetap akan meneken perjanjian itu pada 27 Februari 2009 nanti. Adalah Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang memastikan hal itu. "Sementara ini belum ada perubahan jadwal," kata Mari. Di sisi lain, para penentang perjanjian ini juga semakin meluas. Tak hanya lembaga swadaya masyarakat (LSM), para pengusaha pun mulai ikut bersuara keras menolak perjanjian itu. "Keuntungan buat Indonesia belum jelas," Kata Wakil Ketua Kadin Indonesia Beny Sutrisno.
Kontroversi Perdagangan Bebas dengan Australia Kian Panas
JAKARTA. Kontroversi keikutsertaan Indonesia dalam perjanjian perdagangan bebas antara ASEAN dengan Australia dan Selandia Baru (AANZ-FTA) makin berkobar. Tapi, Departemen Perdagangan (Depdag) bersikeras tetap akan meneken perjanjian itu pada 27 Februari 2009 nanti. Adalah Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu yang memastikan hal itu. "Sementara ini belum ada perubahan jadwal," kata Mari. Di sisi lain, para penentang perjanjian ini juga semakin meluas. Tak hanya lembaga swadaya masyarakat (LSM), para pengusaha pun mulai ikut bersuara keras menolak perjanjian itu. "Keuntungan buat Indonesia belum jelas," Kata Wakil Ketua Kadin Indonesia Beny Sutrisno.