Hari Kemerdekaan yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus selalu disambut antusias oleh masyarakat Indonesia. Salah satu caranya dengan menggelar berbagai acara perlombaan dan hiburan. Tidak jarang mereka sampai membuat seragam khusus. Itu sebabnya, pengusaha konveksi dan sablon merasakan kenaikan pesanan, sehingga omzet usaha pun ikut terkerek naik. Satu lagi bisnis yang kecipratan berkah hari kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus mendatang adalah usaha konveksi sablon. Sebab biasanya, banyak pihak mulai dari lingkungan RT di berbagai daerah hingga perusahaan swasta dan perusahaan negeri yang menyelenggarakan acara perlombaan maupun program bersama untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Agar acara makin semarak, mereka tidak jarang membuat seragam kaus agar bisa tampil kompak. Inilah yang membuat permintaan jasa konveksi dan sablon melonjak. Muhammad Fahrur Rozi, pemilik Socrates17 Sablonnizer asal Yogyakarta misalnya, sejak akhir bulan Juli sudah mulai merasakan kenaikan pesanan, khususnya dari berbagai instansi dan kampung-kampung yang bakal merayakan 17 Agustus dengan mengadakan berbagai acara hiburan. Menurutnya, pemesanan sudah naik hingga 30% hingga saat ini dari rata-rata pesanan 700 kaus-800 kaus di bulan biasa.
Konveksi dan sablon meraup berkah kemerdekaan
Hari Kemerdekaan yang dirayakan setiap tanggal 17 Agustus selalu disambut antusias oleh masyarakat Indonesia. Salah satu caranya dengan menggelar berbagai acara perlombaan dan hiburan. Tidak jarang mereka sampai membuat seragam khusus. Itu sebabnya, pengusaha konveksi dan sablon merasakan kenaikan pesanan, sehingga omzet usaha pun ikut terkerek naik. Satu lagi bisnis yang kecipratan berkah hari kemerdekaan RI yang jatuh pada 17 Agustus mendatang adalah usaha konveksi sablon. Sebab biasanya, banyak pihak mulai dari lingkungan RT di berbagai daerah hingga perusahaan swasta dan perusahaan negeri yang menyelenggarakan acara perlombaan maupun program bersama untuk memeriahkan hari kemerdekaan. Agar acara makin semarak, mereka tidak jarang membuat seragam kaus agar bisa tampil kompak. Inilah yang membuat permintaan jasa konveksi dan sablon melonjak. Muhammad Fahrur Rozi, pemilik Socrates17 Sablonnizer asal Yogyakarta misalnya, sejak akhir bulan Juli sudah mulai merasakan kenaikan pesanan, khususnya dari berbagai instansi dan kampung-kampung yang bakal merayakan 17 Agustus dengan mengadakan berbagai acara hiburan. Menurutnya, pemesanan sudah naik hingga 30% hingga saat ini dari rata-rata pesanan 700 kaus-800 kaus di bulan biasa.