GRESIK. Koperasi Warga Semen Gresik (KWSG) menjajaki peluang bisnis baru dengan masuk ke sektor manufaktur. Koperasi yang bernaung di PT Semen Gresik Tbk ini berencana mendirikan pabrik untuk memproduksi bahan-bahan kebutuhan bangunan. Pembangunan fisik pabrik dimulai tahun ini dan ditargetkan selesai akhir 2014. KWSG percaya diri membentuk unit usaha baru yang bergerak di produksi bahan bangunan lantaran memiliki aset senilai Rp 620 miliar pada akhir 2012. Sebagian aset ini ingin dikembangkan lagi ke usaha produktif agar manfaat yang diterima anggota koperasi semakin baik. Bahan bangunan yang akan diproduksi antara lain plafon, genting, keramik hingga semen. Pengelola koperasi menargetkan anak usaha ini akan menopang bisnis hingga 85%.
Manajemen koperasi memperkirakan pembangunan pabrik di Mojokerto, Jawa Timur itu akan menghabiskan biaya hingga Rp 250 miliar. Edi Kartika, Ketua Pengurus Koperasi KWSG mengatakan, setelah memiliki lini bisnis jasa dan distribusi, pihaknya kini mencoba masuk ke sektor produksi. "Sektor manufaktur bukan hal baru buat kami. Sebelumnya kami juga menangani distribusi semen. Di sektor baru ini nantinya kami akan memproduksi barang langsung," kata Edi. Ia menambahkan, nantinya pabrik akan memiliki kapasitas produksi hingga 100 ribu ton per tahun. Edi bercerita, saat ini pembangunan pabrik mulai masuk pengerjaan konstruksi. Proses tender pun akan digelar dalam waktu dekat ini. Sambil mendirikan pabrik, KWSG juga berencana mendaftarkan unit usaha barunya itu menjadi Perseroan Terbuka atau PT, sesuai arahan Kementerian Koperasi belum lama ini.