Korban Serangan Rusia di Ukraina Bertambah Jadi 53 Orang



KONTAN.CO.ID – JAKATA. Jumlah korban tewas akibat serangan bom Rusia terhadap pusat distribusi bantuan di wilayah Zaporizhzhia, Ukraina tenggara, bertambah menjadi 53 orang. Serangan yang terjadi pada Senin tersebut menjadi salah satu serangan paling mematikan terhadap warga sipil sepanjang 2026.

Penjabat Gubernur Regional Zaporizhzhia, Mykhailo Semikin, mengatakan bahwa proses pencarian dan penyelamatan korban di lokasi kejadian, tepatnya di Desa Komyshuvakha, telah memasuki hari kelima pada Jumat (6/11/2026).

Dalam unggahan melalui aplikasi pesan Telegram, Semikin menyampaikan perkembangan terbaru mengenai jumlah korban jiwa serta upaya tim penyelamat yang masih berlangsung.


Baca Juga: Laba Piaggio, Produsen Vespa Melonjak 18% Ditopang Ekspansi Pasar Global

Sebelumnya, Dinas Layanan Darurat Ukraina melaporkan jumlah korban tewas mencapai 50 orang. Tim pencarian dan penyelamatan masih terus bekerja di tengah kondisi yang sulit serta ancaman serangan susulan dari Rusia.

Operasi penyelamatan menghadapi tantangan besar karena situasi keamanan di sekitar lokasi kejadian belum sepenuhnya kondusif. Ancaman serangan Rusia kembali juga menjadi risiko bagi petugas yang berupaya mencari dan mengevakuasi korban.