KONTAN.CO.ID - Sejak serangan oleh Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, ratusan orang tewas di berbagai negara di Timur Tengah. Konflik ini juga menarik negara-negara Teluk yang menjadi tuan rumah pangkalan militer AS, serta Lebanon, ke dalam eskalasi kekerasan. Berikut jumlah korban tewas dari perang ini berdasarkan laporan resmi masing-masing negara hingga hari keenam konflik, 5 Maret.
- Iran: Setidaknya 1.230 orang tewas, termasuk 175 siswi dan staf yang meninggal akibat serangan rudal di sebuah sekolah dasar di Minab, selatan Iran, pada hari pertama perang, menurut organisasi kemanusiaan Iranian Red Crescent Society. Belum jelas apakah angka ini sudah termasuk korban militer Korps Pengawal Revolusi Islam.
- Israel: 10 warga sipil tewas, termasuk 9 orang dalam serangan rudal Iran di Beit Shemesh dekat Yerusalem pada 1 Maret, menurut layanan ambulans Magen David Adom. Militer Israel belum melaporkan adanya korban jiwa di pihak tentara.
- Lebanon: Setidaknya 77 orang tewas akibat serangan Israel, menurut Kementerian Kesehatan Lebanon.
- Bahrain: 1 orang tewas akibat kebakaran di Salman Industrial City setelah intersepsi rudal, menurut Kementerian Dalam Negeri Bahrain.
- Kuwait: 3 orang tewas, termasuk 2 tentara Kuwait, akibat serangan Iran, menurut Kementerian Kesehatan dan Luar Negeri Kuwait.
- Oman: 1 orang tewas setelah sebuah proyektil mengenai kapal tanker berbendera Kepulauan Marshall, MKD VYOM, di lepas pantai Muscat.
- Uni Emirat Arab: 3 orang tewas, menurut Kementerian Pertahanan UEA.
- Militer AS: 6 personel tewas dalam serangan terhadap fasilitas di Kuwait, menurut Komando Pusat AS (USCENTCOM).
- Syria: 4 orang tewas akibat serangan rudal Iran di sebuah bangunan di kota selatan Sweida, menurut kantor berita negara SANA.
- Irak: Setidaknya 13 orang tewas, termasuk 11 milisi, 1 tentara, dan 1 warga sipil, berdasarkan data pendaftaran kesehatan setempat.