KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan akan mengejar semua opsi, termasuk arbitrase darurat, untuk menghindari pemogokan buruh di Samsung Electronics, dan untuk meminimalkan kerusakan jika hal itu terjadi. Mengutip Reuters, Minggu (17/5/2026), produsen chip memori terbesar di dunia itu akan melanjutkan pembicaraan gaji dengan serikat pekerja Korea Selatan pada Senin (18/5/2026) dengan mediator pemerintah. Langkah ini dinilai dapat meredakan kekhawatiran atas potensi pemogokan yang mengganggu di perusahaan raksasa teknologi yang menyumbang hampir seperempat ekspor negara tersebut. "Hanya satu hari penghentian produksi di pabrik semikonduktor Samsung Electronics diperkirakan akan menimbulkan kerugian langsung hingga 1 triliun won (US$ 667,68 juta)," kata Perdana Menteri Kim Min-seok setelah pertemuan darurat dengan para menteri pada hari Minggu (17/5/226).
Korea Selatan Akan Mengkaji Semua Opsi untuk Menghindari Pemogokan Samsung
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Selatan akan mengejar semua opsi, termasuk arbitrase darurat, untuk menghindari pemogokan buruh di Samsung Electronics, dan untuk meminimalkan kerusakan jika hal itu terjadi. Mengutip Reuters, Minggu (17/5/2026), produsen chip memori terbesar di dunia itu akan melanjutkan pembicaraan gaji dengan serikat pekerja Korea Selatan pada Senin (18/5/2026) dengan mediator pemerintah. Langkah ini dinilai dapat meredakan kekhawatiran atas potensi pemogokan yang mengganggu di perusahaan raksasa teknologi yang menyumbang hampir seperempat ekspor negara tersebut. "Hanya satu hari penghentian produksi di pabrik semikonduktor Samsung Electronics diperkirakan akan menimbulkan kerugian langsung hingga 1 triliun won (US$ 667,68 juta)," kata Perdana Menteri Kim Min-seok setelah pertemuan darurat dengan para menteri pada hari Minggu (17/5/226).