KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara dilaporkan tidak menjawab panggilan telepon dari Korea Selatan melalui hotline militer yang baru dibuka beberapa waktu lalu. Hal ini diduga terkait dengan latihan militer gabungan Korea Selatan dan Amerika Serikat yang terus dikecam Korea Utara. Yonhap melaporkan, panggilan pada Rabu (11/8) pukul 9 pagi tidak mendapat jawaban dari Korea Utara. Sebelumnya, pada Selasa (10/8) sore, Korea Utara juga tidak menjawab panggilan dari Korea Selatan.
Pejabat militer Korea Selatan untuk saat ini masih terus memantau situasi dengan cermat untuk mengetahui masalah yang mungkin terjadi. Pemutusan hubungan ini terjadi setelah Korea Selatan dan AS memulai pelatihan militer pembuka selama empat hari menjelang latihan gabungan utama yang akan dimulai minggu depan. Baca Juga: Meski ada peringatan Korea Utara, Korea Selatan tetap gelar latihan militer dengan AS Kim Yong Chol, seorang pejabat senior Korea Utara, sempat mengeluarkan pernyataan, negaranya akan membuat Korea Selatan sadar bahwa latihan militer yang mereka lakukan akan berujung pada krisis keamanan. "Mereka akan menyadari betapa berbahayanya pilihan yang mereka buat dan betapa seriusnya krisis keamanan yang akan mereka hadapi karena mereka memilih tindakan yang salah," ungkap Yong Chol, seperti dikutip Yonhap.