KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara menembakkan dua rudal balistik jarak pendek ke laut lepas pantai timur pada Rabu (13/9), hanya satu jam sebelum pemimpin Korea Utara Kim Jong Un bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putih di Rusia. Mengutip Reuters, Rabu (13/9), tampaknya ini merupakan peluncuran pertama yang terjadi ketika Kim berada di luar negeri untuk melakukan perjalanan bersama sebagian besar pemimpin militernya. Para analis mengatakan, ini menunjukkan peningkatan tingkat delegasi dan sistem kendali yang lebih baik untuk program nuklir dan rudal negara tersebut. Rudal-rudal tersebut diluncurkan dari dekat ibu kota Korea Utara, Pyongyang, dan terbang sekitar 650 km (404 mil), kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, yang mengutuk peluncuran tersebut sebagai pelanggaran terhadap resolusi Dewan Keamanan PBB.
Baca Juga: Kunjungan Kim Jong Un ke Rusia Merupakan Tanda Kelemahan Vladimir Putin Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengatakan kepada wartawan bahwa Jepang telah mengajukan protes terhadap Korea Utara melalui saluran diplomatik di Beijing. Kedua rudal tersebut jatuh di laut di luar zona ekonomi eksklusif (ZEE) Jepang. Korea Utara telah melakukan peluncuran rudal secara rutin mulai dari rudal jarak pendek dan jelajah hingga rudal balistik antarbenua (ICBM) besar-besaran yang dapat menyerang benua Amerika Serikat. Semua aktivitas rudal balistik dan senjata nuklir Korea Utara dilarang oleh resolusi Dewan Keamanan PBB yang terakhir kali disahkan dengan dukungan mitra Pyongyang di China dan Rusia pada tahun 2017. Sejak itu, Beijing dan Moskow telah menyerukan pelonggaran sanksi terhadap Korea Utara untuk memulai perundingan diplomatik dan memperbaiki situasi kemanusiaan. Kim tidak meninggalkan negaranya selama enam tahun setelah mengambil alih kekuasaan pada tahun 2011 ketika ayahnya meninggal. Pada tahun 2018 dan 2019 ia mengunjungi Tiongkok, Korea Selatan, Singapura, Vietnam, dan Rusia dalam sembilan perjalanan terpisah, namun kunjungannya saat ini ke Rusia adalah yang pertama sejak saat itu.