Korea Utara Uji Rudal Pertahanan Udara dan Simulasikan Serangan ke Bandara



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Korea Utara kembali meningkatkan aktivitas militernya dengan menguji sistem rudal pertahanan udara terbaru sekaligus menggelar latihan serangan menggunakan rudal jelajah strategis.

Uji coba yang berlangsung pada Rabu (4/11/2026) ini menjadi peluncuran senjata keempat Pyongyang dalam sebulan terakhir.

Kantor berita pemerintah Korea Utara, Korean Central News Agency (KCNA), melaporkan pada Kamis (5/11/2026) bahwa uji coba rudal pertahanan udara dilakukan untuk memastikan kemampuan teknis dan keandalan sistem persenjataan terbaru tersebut.


Baca Juga: Korea Utara Uji Rudal Strategis Jarak Menengah, Kim Yo Jong Klaim Sulit Dilacak

Pengujian mencakup kinerja material baru, sejumlah mode pemandu rudal, serta kemampuan sistem dalam mendeteksi dan melacak sasaran.

Selain itu, Korea Utara menggelar latihan serangan menggunakan rudal jelajah strategis jarak jauh. Dalam latihan tersebut, satu unit dari pasukan rudal jelajah strategis yang bermarkas di wilayah timur negara itu menembakkan rudal ke sasaran berupa bandara simulasi.

Laporan KCNA sekaligus mengonfirmasi pernyataan militer Korea Selatan sehari sebelumnya yang mendeteksi peluncuran beberapa rudal dari kawasan Sondok, pesisir timur Korea Utara, menuju laut.

Pejabat Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan, berdasarkan data deteksi awal, rudal yang diluncurkan Pyongyang kemungkinan terdiri atas beberapa jenis berbeda.

Baca Juga: Korea Utara Uji Rudal Hipersonik, Kim Jong Un Awasi Langsung

Perhatian juga tertuju pada hulu ledak rudal jelajah yang digunakan dalam latihan tersebut.

Shin Jong-woo, Sekretaris Jenderal Korea Defense & Security Forum, menilai gambar yang dirilis Pyongyang menunjukkan rudal jelajah tersebut kemungkinan membawa hulu ledak berjenis klaster.

Menurut Shin, pengujian itu tampaknya bertujuan mengukur kemampuan hulu ledak dalam menyebarkan muatan ke area sasaran.

"Peluncuran ini tampaknya untuk menguji seberapa efektif hulu ledak tersebut menyebarkan muatan ke wilayah target," kata Shin.

Baca Juga: Korea Utara Luncurkan Rudal Balistik ke Arah Laut

Rangkaian pengujian ini menambah daftar aktivitas militer Korea Utara yang semakin intensif. Peluncuran pada Rabu menjadi uji coba senjata keempat negara tersebut dalam kurun waktu satu bulan.