Korut Makin Lengket ke Rusia, Kim Janji Terus Dukung Kebijakan Putin



KONTAN.CO.ID - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengatakan negaranya akan terus mendukung kebijakan Rusia. Ia juga membahas situasi politik internasional bersama Menteri Pertahanan Rusia, menurut laporan media pemerintah Korea Utara, KCNA, pada Senin (27/4/2026).

Mengutip Reuters, KCNA melaporkan delegasi Rusia yang dipimpin Menteri Pertahanan Andrei Belousov menghadiri upacara peresmian sebuah monumen untuk mengenang tentara Korea Utara yang tewas saat bertempur di wilayah Kursk, Rusia. Wilayah itu sebelumnya menjadi lokasi serangan masuk pasukan Ukraina pada 2024.

Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina pada Februari 2022 dan hingga kini pasukannya masih berperang, setelah menduduki sekitar seperlima wilayah Ukraina.


“Pemerintah Korea Utara akan terus sepenuhnya mendukung kebijakan Rusia dalam mempertahankan kedaulatan, integritas wilayah, dan kepentingan keamanan,” ujar Kim, seperti dikutip KCNA.

Korea Utara disebut mengirim sekitar 14.000 pasukan untuk bertempur bersama militer Rusia di Kursk setelah kedua negara menyepakati pakta pertahanan bersama. Pejabat Korea Selatan, Ukraina, dan negara-negara Barat menyebut lebih dari 6.000 tentara Korea Utara tewas dalam pertempuran tersebut.

Kim juga bertemu dengan Vyacheslav Volodin, Ketua Parlemen Rusia yang merupakan sekutu dekat Presiden Rusia Vladimir Putin. Dalam pertemuan itu, Kim menegaskan kembali niat kedua negara untuk memperdalam hubungan bilateral sesuai perjanjian kemitraan strategis komprehensif, kata KCNA.

Baca Juga: Kronologi Lengkap Jurus Balasan China ke AS, dari Rare Earth hingga Chip AI

Hal tersebut juga ditegaskan dalam surat dari Presiden Rusia Vladimir Putin dalam rangka peresmian monumen tersebut. Dalam surat itu disebutkan bahwa melalui upaya bersama, Rusia dan Korea Utara akan terus memperkuat kemitraan strategis komprehensif mereka, menurut KCNA.

Kim disebut terus berupaya mengangkat pasukan Korea Utara yang bertempur untuk Rusia di Kursk sebagai simbol pengorbanan dan loyalitas, dengan menggunakan upacara kenegaraan serta proyek memorial untuk menghormati peran mereka secara terbuka.

Tonton: Iran Kirim Sinyal Damai ke AS! Jalur Rahasia Lewat Pakistan, Dunia Tahan Napas

“Jiwa para prajurit yang gugur akan hidup selamanya bersama kehormatan besar yang mereka pertahankan,” ujar Kim dalam pesan tulisan tangan di monumen itu pada Minggu, menurut KCNA.