KONTAN.CO.ID - SEOUL. Indeks saham Korea Selatan, KOSPI, turun lebih dari 2% pada hari ini dan mundur dari kenaikan selama empat hari berturut-turut. Sentimen datang karena investor menilai potensi dampak pasar domestik dari pilihan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Di sisi lain, won melemah lebih dari 1%, sementara imbal hasil obligasi acuan naik. Senin (2/2/2026) pukul 09.45 WIB, indeks acuan KOSPI turun 112,87 poin atau 2,16% menjadi 5.111,49, menandai penurunan persentase intraday terbesar sejak 16 Desember 2025. Pada hari Jumat (30/1/2026), indeks ditutup pada rekor tertinggi untuk sesi keempat berturut-turut.
KOSPI Anjlok Lebih 2% Hari Ini, Investor Waspadai Efek Pilihan Ketua The Fed Trump
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Indeks saham Korea Selatan, KOSPI, turun lebih dari 2% pada hari ini dan mundur dari kenaikan selama empat hari berturut-turut. Sentimen datang karena investor menilai potensi dampak pasar domestik dari pilihan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk Ketua Federal Reserve (The Fed) berikutnya. Di sisi lain, won melemah lebih dari 1%, sementara imbal hasil obligasi acuan naik. Senin (2/2/2026) pukul 09.45 WIB, indeks acuan KOSPI turun 112,87 poin atau 2,16% menjadi 5.111,49, menandai penurunan persentase intraday terbesar sejak 16 Desember 2025. Pada hari Jumat (30/1/2026), indeks ditutup pada rekor tertinggi untuk sesi keempat berturut-turut.
TAG: