KOSPI Bangkit dari Level Terendah 6 Bulan Rabu (21/10), Saham Samsung Melonjak



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan rebound lebih dari 3% pada perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah mencatat level penutupan terendah dalam enam bulan pada sesi sebelumnya.

Penguatan ditopang data ekspor yang solid, terutama penjualan semikonduktor, serta prospek permintaan cip yang terdorong investasi kecerdasan buatan (AI).

Mengutip Reuters, indeks acuan Korea Composite Stock Price Index (KOSPI) naik 168,52 poin atau 3,03% menjadi 5.721,26 pada pukul 01.21 GMT. Pada perdagangan Selasa (20/10/2026), KOSPI ditutup pada level terendah sejak 7 April 2026.


Baca Juga: Bursa Australia Nyaris Stagnan Rabu (21/10), Saham NEXTDC Anjlok 44,8%

Data kepabeanan menunjukkan, ekspor Korea Selatan dalam 20 hari pertama Oktober lebih dari dua kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Kinerja ekspor tersebut terutama ditopang penjualan cip yang mencetak rekor di tengah derasnya investasi global pada teknologi AI.

Sentimen positif juga datang dari sektor teknologi Amerika Serikat. Saham Super Micro Computer melonjak dalam perdagangan setelah penutupan bursa pada Selasa, setelah produsen server tersebut memproyeksikan pendapatan kuartalan dan margin laba di atas ekspektasi Wall Street.

Prospek tersebut mencerminkan kuatnya permintaan terhadap infrastruktur pusat data AI dan turut mengangkat saham-saham terkait AI.

Baca Juga: Indeks Nikkei Jepang Menguat 1,56% Rabu (21/10), Saham AI Jadi Pendorong

Analis Kiwoom Securities Han Ji-young mengatakan, penguatan pasar saham Korea Selatan juga didorong oleh rebound teknikal setelah pelemahan pada sesi sebelumnya, meredanya tekanan harga minyak dan imbal hasil obligasi, serta penguatan saham cip AS menyusul proyeksi kinerja Super Micro Computer.

Dari sektor semikonduktor, saham Samsung Electronics menguat 5,08%, sedangkan SK Hynix naik 6,13%. Kedua saham tersebut menjadi salah satu penopang utama kenaikan indeks KOSPI.

Namun, penguatan pasar belum merata. Saham LG Energy Solution melemah 0,36%, Hyundai Motor turun 0,65%, dan Kia Corp terkoreksi 2,14%.

Sementara itu, saham POSCO Holdings turun 0,17%, sedangkan Samsung BioLogics menguat 1,22%.

Saham perusahaan infrastruktur AI Elice Group melonjak 30% setelah sebelumnya merosot pada debut perdagangannya pada Selasa.

Di pasar saham secara keseluruhan, sebanyak 366 saham menguat dan 495 saham melemah dari total 913 saham yang diperdagangkan.

Baca Juga: Dolar AS Tertekan Rabu (21/10), Dolar Australia Menguat Berkat Sinyal Kenaikan Bunga

Investor asing tercatat melakukan pembelian bersih saham senilai 215,8 miliar won atau sekitar US$ 162,70 juta.

Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea Selatan tercatat stabil di level 1.326 won per dolar AS, sama dengan posisi penutupan sebelumnya.

Sementara itu, pasar obligasi pemerintah Korea Selatan turut menguat. Imbal hasil obligasi pemerintah bertenor tiga tahun turun 0,7 basis poin menjadi 3,828%, sedangkan imbal hasil obligasi acuan bertenor 10 tahun merosot 5,6 basis poin menjadi 4,160%.