KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan mencetak rekor baru pada Kamis (23/4/2026), dengan indeks acuan KOSPI menembus level 6.500 untuk pertama kalinya. Penguatan ini didorong oleh kinerja impresif sektor semikonduktor, khususnya setelah lonjakan laba SK Hynix. Melansir
Reuters, Indeks KOSPI naik 111,63 poin atau 1,78% ke level 6.532,24 pada pukul 01.16 GMT, memperpanjang kenaikan sepanjang tahun berjalan (
year-to-date) menjadi sekitar 55%.
Baca Juga: Harga Emas Stabil Kamis (23/4) Pagi, Pasar Tunggu Kepastian Negosiasi AS-Iran Sentimen positif datang setelah SK Hynix melaporkan lonjakan laba operasional kuartal I yang meningkat lebih dari lima kali lipat, didorong oleh booming kecerdasan buatan (AI) yang mengerek permintaan chip memori. Saham perusahaan tersebut turut naik 0,82%. Penguatan juga terjadi pada saham raksasa teknologi Samsung Electronics yang melonjak 5,29%. Namun, tidak semua sektor bergerak searah, saham produsen baterai LG Energy Solution justru turun 3,20%. Di sektor otomotif, Hyundai Motor naik 0,55% dan Kia Corporation menguat 1,19%. Sementara itu, saham produsen baja POSCO Holdings turun 0,60% dan perusahaan farmasi Samsung Biologics melemah 0,77%. Dari sisi makroekonomi, ekonomi Korea Selatan tumbuh melampaui ekspektasi pada kuartal I-2026, mencatat laju tercepat sejak pertengahan 2020.
Baca Juga: Intel Gaet Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Pelanggan Besar Perdana Pertumbuhan ini ditopang oleh kuatnya permintaan semikonduktor yang mampu mengimbangi lemahnya belanja publik, menurut data bank sentral. Dari total 905 saham yang diperdagangkan, sebanyak 304 saham menguat, sementara 542 saham melemah. Investor asing tercatat melakukan aksi beli bersih saham senilai 502,4 miliar won, turut menopang penguatan indeks. Di pasar valuta, nilai tukar won Korea berada di level 1.478,3 per dolar AS, menguat 0,14% dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.480,3.
Meski demikian, sepanjang tahun ini won masih melemah sekitar 2,6% terhadap dolar AS.
Baca Juga: Bursa Australia Terkoreksi Kamis (23/4) Pagi, Ketegangan Timur Tengah Tekan Sentimen Di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah tenor tiga tahun untuk pengiriman Juni turun 0,23 poin menjadi 104,04. Imbal hasil obligasi pemerintah Korea tenor tiga tahun naik 7,6 basis poin menjadi 3,443%, sementara yield obligasi tenor 10 tahun naik 7,5 basis poin ke level 3,775%.