KOSPI Korsel Melonjak 4% Rabu (24/6) Pagi, Saham Samsung dan SK Hynix Pimpin Rebound



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan bangkit tajam pada perdagangan Rabu (24/6/2026) setelah mengalami koreksi besar sehari sebelumnya.

Indeks acuan KOSPI melonjak 4,1% dalam 30 menit pertama perdagangan, didorong aksi beli investor ritel pada saham-saham teknologi yang sebelumnya tertekan.

Melansir Reuters, KOSPI menguat lebih dari 330 poin ke level 8.550,21 sesaat setelah pembukaan pasar. Penguatan tersebut berhasil memangkas sebagian besar kerugian yang terjadi pada sesi sebelumnya ketika indeks anjlok hampir 10%.


Baca Juga: Samsung Siapkan Buyback 90 Triliun Won, Usai Sepakati Bonus Saham Karyawan'

Saham produsen chip memori SK Hynix naik 5%, sementara Samsung Electronics melesat lebih dari 9% dan menjadi motor utama penguatan indeks.

Strategis Mirae Asset Securities Seo Sang-young mengatakan, lonjakan pasar dipicu oleh masuknya investor ritel yang memanfaatkan penurunan harga saham sehari sebelumnya.

Menurutnya, banyak investor yang khawatir tertinggal reli pasar atau fear of missing out (FOMO), sehingga memburu saham melalui instrumen ETF dengan leverage tinggi.

"Investor ritel yang masuk ke ETF leverage menjadi pendorong volatilitas saat ini. Banyak yang menunggu kesempatan masuk pasar karena khawatir kehilangan momentum kenaikan," ujar Seo.

Meski demikian, ia memperingatkan volatilitas pasar masih berpotensi berlanjut. Investor masih menunggu laporan keuangan Micron Technology serta data inflasi dan ketenagakerjaan Amerika Serikat yang dapat memengaruhi sentimen global.

Di luar sektor semikonduktor, saham otomotif juga bergerak positif. Hyundai Motor naik 1,66%, sedangkan Kia Corporation menguat 1,97%.

Sementara itu, saham produsen baja POSCO Holdings bertambah 0,93%, dan perusahaan bioteknologi Samsung Biologics naik 2,04%.

Baca Juga: Prospek Pasokan Global Membaik, Harga Minyak Dunia Dekati Level Terendah Empat Bulan

Secara keseluruhan, KOSPI telah mencatat kenaikan sekitar 103% sepanjang tahun berjalan, mencerminkan kuatnya reli pasar saham Korea Selatan yang ditopang sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI).

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan masih melemah sekitar 6,2% terhadap dolar AS sepanjang tahun ini.

Adapun investor asing tercatat masih melakukan aksi jual bersih saham senilai 626,3 miliar won pada perdagangan Rabu pagi.