JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan ikut mengawasi proses rekrutmen calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pengawasan tersebut dilakukan demi mewujudkan sebagai upaya revolusi mental untuk mendapat calon kader kepala daerah yang baik. "Kita sudah terlibat ini tahun kedua, jadi tentu saja akan banyak perubahan yang lebih baik lagi," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja usai melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Gedung KPK, Jumat (19/12) Lebih lanjut menurutnya, KPK akan terlibat sejak proses rekrutmen di daerah. Sebab, lanjut dia, banyak daerah belum mempunyai sistem penerimaan calon praja IPDN dengan baik.
KPK ikut awasi rekrutmen calon praja IPDN
JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan ikut mengawasi proses rekrutmen calon praja di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN). Pengawasan tersebut dilakukan demi mewujudkan sebagai upaya revolusi mental untuk mendapat calon kader kepala daerah yang baik. "Kita sudah terlibat ini tahun kedua, jadi tentu saja akan banyak perubahan yang lebih baik lagi," kata Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja usai melakukan pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Gedung KPK, Jumat (19/12) Lebih lanjut menurutnya, KPK akan terlibat sejak proses rekrutmen di daerah. Sebab, lanjut dia, banyak daerah belum mempunyai sistem penerimaan calon praja IPDN dengan baik.