KPK periksa kepala Bappebti atas kasus tanah makam



JAKARTA. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan Sahrul R Sempurnajaya. Pria yang sudah dalam berstatus dicegah bepergian ke luar negeri rencananya akan dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pengurusan izin tanah pemakaman di Desa Tanjung Sari, Bogor. "Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bidang Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha dalam pesan singkatnya, Kamis (16/5). Namun sayangnya belum diketahui, Sahrul akan memberi kesaksian untuk tersangka siapa. Ini merupakan pemeriksaan pertama yang dilakukan penyidik KPK terhadap yang bersangkutan. Ternyata bos Bappebti itu sudah hadir di kantor KPK sejak pukul 09.06 WIB. Selain Sahrul, KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap Sekwan DPRD Kabupaten Bogor Emmy Pernawaty, Kepala kantor Kas Bank Windu Kentjana Rawamangin Masfufah dan tersangka Listo Wely Sabu. Ketiganya juga akan dimintai keterangan sebagai saksi. Sebelumnya KPK sudah mengajukan permohonan cegah ke pihak untuk bepergian ke luar negeri terhadap Kepala Bappebti Sahrul R Sampurnajaya, Komisaris PT Garindo Perkasa Ida Nuraida dan seorang swasta bernama Herlina Triana. Pencegahan tersebut mulai berlaku sejak 19 April hingga 6 bulan ke depan. KPK sendiri sudah menetapkan 5 orang tersangka. Mereka adalah Ketua DPRD Bogor Iyus Djuher, pns Pemkab Bogor Usep Jumeno, pegawai honorer Pemkab Bogor Listo Wely Sabu, Direktur PT Gerindo Perkasa Sentot Susilo dan pihak swasta Nana Supriatna. Mereka ditetapkan sebagai tersangka setelah tertangkap tangan melakukan serah terima sejumlah uang. Barang bukti uang tunai senilai Rp 800 juta yang ditemukan saat penangkapan diduga diberikan oleh PT GP kepada pihak pemerintah daerah guna memuluskan peralihan izin tanah menjadi kompleks pemakaman elit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: