KONTAN.CO.ID - KPMG Australia menunjuk Michael Ebeid sebagai ketua independen (
independent chairman) pertama dalam sejarah perusahaan. Langkah ini diambil di tengah upaya memulihkan kepercayaan publik setelah firma audit tersebut diterpa skandal dugaan penyalahgunaan informasi rahasia untuk memenangkan tender audit.
Baca Juga: Inflasi Korsel Naik ke Level Tertinggi 2,5 Tahun, Peluang Kenaikan Suku Bunga Menguat Pengumuman itu disampaikan pada Kamis (2/7/2026), sepekan setelah KPMG Australia mengumumkan pengunduran diri ketua perusahaan beserta dua mitra senior menyusul tuduhan dari pelapor (
whistleblower). Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan dokumen rahasia milik perusahaan properti Lendlease yang digunakan untuk mendukung penawaran dalam tender audit bernilai besar. Sebelumnya, Chief Executive Officer (CEO) KPMG Australia Andrew Yates, yang bergabung sejak 1990 dan menjabat CEO pada 2021, serta Managing Partner Audit and Assurance Julian McPherson, mengundurkan diri pada Mei lalu. KPMG juga mengakui telah keliru menangani laporan pelapor dan kini meluncurkan investigasi keempat setelah tiga penyelidikan sebelumnya gagal menemukan bukti pelanggaran.
Baca Juga: Rekor Inggris di Piala Dunia: Baru Juara Sekali dan Kini Bidik Gelar Kedua Dalam pernyataannya, Ebeid mengatakan fokus utamanya adalah memperkuat tata kelola perusahaan dan mengembalikan kepercayaan terhadap KPMG. "Terlepas dari tantangan yang sedang dihadapi perusahaan, tekad saya untuk mendukung pekerjaan penting KPMG justru semakin kuat. Saya percaya KPMG dapat pulih, membangun kembali kepercayaan, dan menjadi perusahaan yang lebih baik," ujarnya. Menurut Ebeid, mandat yang diembannya mencakup penguatan pengawasan independen, menjadikan integritas sebagai fondasi utama perusahaan, serta mempercepat reformasi budaya dan tata kelola. Ia juga menargetkan restrukturisasi dewan direksi dengan komposisi yang seimbang antara anggota independen dan mitra internal KPMG. "Prioritas pertama saya adalah memulihkan tata kelola dan efektivitas dewan. Kami akan membentuk kembali dewan KPMG Australia dengan komposisi yang setara antara anggota independen dan perwakilan mitra," katanya.
Baca Juga: BlackRock, Vanguard, State Street: Deretan Raksasa Pengelola Trump Accounts Selain itu, KPMG akan mempercepat proses pencarian CEO baru melalui panel seleksi independen serta melibatkan lembaga eksternal dalam proses suksesi. Dewan menargetkan CEO baru dapat ditetapkan sebelum akhir Juli. Penunjukan Ebeid dilakukan sehari setelah pemerintah Australia menyatakan tengah mempertimbangkan reformasi besar terhadap industri audit menyusul serangkaian skandal yang melibatkan firma akuntansi besar.
Pemerintahan Partai Buruh (Labor) membuka opsi memecah dominasi kelompok
Big Four yakni Deloitte, EY, KPMG, dan PwC serta menempatkan firma-firma tersebut di bawah pengawasan langsung regulator korporasi Australia.
Baca Juga: Ekonomi Korea Memanas: Inflasi Juni Tertinggi Sejak 2023! Wacana tersebut sejalan dengan rekomendasi hasil penyelidikan parlemen yang muncul setelah skandal kebocoran dokumen perpajakan PwC pada 2023. Dalam kasus itu, informasi rahasia kebijakan pajak pemerintah diduga digunakan untuk membantu memperoleh klien baru. Sebagian besar rekomendasi hasil penyelidikan tersebut hingga kini belum diimplementasikan.