KPR Subsidi BRI Tumbuh, 97% Lewat FLPP



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) terus memperkuat perannya dalam mendukung Program Asta Cita pemerintah, khususnya melalui Program 3 Juta Rumah, dengan memperluas penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, dukungan terhadap pembiayaan perumahan bersubsidi merupakan bagian dari mandat bisnis BRI sebagai bank yang fokus melayani segmen masyarakat kecil sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional.

Sepanjang tahun 2025, BRI merealisasikan penyaluran KPR Subsidi sebesar Rp 16,16 triliun kepada lebih dari 118.000 debitur di seluruh Indonesia.


Sekitar 97% dari total penyaluran tersebut disalurkan melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), yang berkontribusi langsung dalam mendukung Program 3 Juta Rumah pemerintah.

Baca Juga: Ini Kata Asosiasi DPLK Soal Proyeksi Aset Dana Pensiun Tumbuh 10%–12% pada 2026

“Salah satu program prioritas nasional yang kami dukung adalah Program 3 Juta Rumah. Dengan jaringan yang luas serta pengalaman panjang dalam melayani segmen mikro dan kecil, BRI optimistis dapat berperan aktif dalam memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat,” ujar Hery dalam keterangan resmi, Minggu (8/2/2026). 

Hery menambahkan, komitmen tersebut ditopang oleh jaringan BRI yang saat ini memiliki lebih dari 7.500 unit kerja yang tersebar di seluruh Indonesia.

Kapabilitas distribusi ini dinilai menjadi keunggulan BRI dalam mendukung percepatan implementasi program strategis pemerintah, termasuk di sektor perumahan.

Selain pembiayaan perumahan, BRI juga mengintegrasikan dukungannya melalui penguatan ekosistem BRI Group. Salah satunya lewat program PNM Mekaar yang dikelola PT Permodalan Nasional Madani (PNM), yang menyasar pembiayaan usaha produktif bagi ibu-ibu pra sejahtera. 

Program ini, kata Herry, diharapkan dapat menciptakan sumber pendapatan berkelanjutan bagi keluarga sekaligus menekan ketergantungan terhadap praktik rentenir.

Baca Juga: OJK Proyeksi Piutang Pembiayaan Multifinance Tumbuh 6%-8%, Ini Kata CNAF

Kontribusi BRI untuk rumah subsidi pun naik sekitar 100%. Pada tahun 2024, rumah yang dibiayai BRI mencapai kisaran 16.000 unit. Nah pada 2025, jumlahnya meningkat menjadi 32.000 unit. 

Pun capaian penyaluran FLPP rumah subsidi mencatatkan rekor baru. Yang mana pada 2023 realisasinya mencapai 229.000 unit, tertinggi sejak 2010. Capaian tersebut kemudian meningkat lagi pada 2025 menjadi sekitar 279.000 unit atau bertambah sekitar 50.000 unit dalam satu tahun.

Selanjutnya: Kembali Hujan, Ini Cuaca Makassar & Palopo Minggu (8/2) Beserta Suhunya

Menarik Dibaca: 7 Manfaat Sukun yang Tersembunyi untuk Pencernaan hingga Kekebalan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News