Krakatau Steel dongkrak kapasitas produksi seusai IPO



JAKARTA. PT Krakatau Steel (Persero) berencana untuk segera meningkatkan kapasitas produksi baja setelah menggelar penawaran umum saham perdana atau IPO yang akan dilaksanakan 10 November 2010. Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Fazwar Bujang mengatakan, pabrik baja lembaran panas (hot strip mill) yang masuk program revitalisasi akan diuji coba pada pertengahan bulan ini. “Dengan beroperasinya kembali pabrik ini, maka akan meningkatkan kapasitas produksi baja lembaran panas,” kata dia di Jakarta. Lebih lanjut dia menjelaskan, upaya revitalisasi pabrik tersebut sudah dilakukan sejak 2008. Bentuk revitalisasi pabrik itu berupa perawatan fasilitas produksi, penambahan mesin, maupun pemasangan auto mesin yang sudah selesai bulan lalu. Dengan revitalisasi pabrik tersebut diperkirakan akan terjadi peningkatan kapasitas dari sebelumnya 2 juta ton menjadi 2,4 juta ton baja lembaran panas. “Selain kapasitas produksi naik, produk kita juga jadi lebih bagus dan kualitasnya bernilai tinggi,” ujarnya. Perusahaan baja pelat merah tersebut juga berencana meningkatkan kapasitas produksi pabrik baja lembaran dingin (cold rolling mill) dari sebelumnya sebesar 2,75 juta ton bertambah sebesar 400.000 ton menjadi 3,15 juta ton. Menurut dia, revitalisasi pabrik baja perseroan tersebut tidak akan mengambil dana dari hasil IPO Krakatau Steel. Pasalnya, dana revitalisasi pabrik tersebut sudah masuk dalam anggaran program revitalisasi sejak 2008. Selain merevitalisasi pabrik tersebut, KS juga berniat memodernisasikan salah satu pabrik strip mill perseroan. Modernisasi pabrik strip mill tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi steel slab menjadi 2,5 juta ton dari sebelumnya hanya 1,8 juta ton per tahun. “Modernisasi pabrik ini baru dimulai, diperkirakan selesai pada 2011 atau 2012,” imbuhnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Djumyati P.