KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bersama entitas anak terus menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui penguatan fundamental keuangan. Dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara menjadi faktor yang mendorong kelancaran pasokan bahan baku, peningkatan utilisasi produksi, serta perbaikan efisiensi struktur pendanaan perusahaan. Dukungan tersebut mendorong peningkatan kinerja KRAS sampai dengan akhir kuartal II-2026. Selama periode semester I-2026 KRAS membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 622,74 juta atau setara Rp 11,15 triliun, meningkat 35,1% year on year (yoy) dibandingkan dengan pendapatan usaha pada periode yang sama tahun 2025 sebesar US$ 460,83 juta. KRAS juga mencatat keuntungan atas penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan (haircut) atas utang restrukturisasi sebesar US$ 27,19 juta. Restrukturisasi tersebut turut menekan beban keuangan KRAS yang turun 32,7% yoy menjadi US$ 47,35 juta dari sebelumnya US$ 70,35 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Krakatau Steel (KRAS) Catat Laba Bersih US$ 10,94 Juta pada Semester I-2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) bersama entitas anak terus menjalankan transformasi bisnis secara berkelanjutan melalui penguatan fundamental keuangan. Dukungan pendanaan modal kerja dari Danantara menjadi faktor yang mendorong kelancaran pasokan bahan baku, peningkatan utilisasi produksi, serta perbaikan efisiensi struktur pendanaan perusahaan. Dukungan tersebut mendorong peningkatan kinerja KRAS sampai dengan akhir kuartal II-2026. Selama periode semester I-2026 KRAS membukukan pendapatan usaha sebesar US$ 622,74 juta atau setara Rp 11,15 triliun, meningkat 35,1% year on year (yoy) dibandingkan dengan pendapatan usaha pada periode yang sama tahun 2025 sebesar US$ 460,83 juta. KRAS juga mencatat keuntungan atas penyelesaian kewajiban dipercepat dengan keringanan (haircut) atas utang restrukturisasi sebesar US$ 27,19 juta. Restrukturisasi tersebut turut menekan beban keuangan KRAS yang turun 32,7% yoy menjadi US$ 47,35 juta dari sebelumnya US$ 70,35 juta pada periode yang sama tahun sebelumnya.