KONTAN.CO.ID - Pernah berjaya dengan bisnis gim, tidak membuat Chen Tianqio malas belajar hal-hal dan bisnis baru. Pria yang kini memiliki kekayaan senilai US$ 1,43 miliar versi Forbes tersebut, saat ini juga berinvestasi pada perusahaan peer to peer lending. Masih belum cukup, Chen juga merambak bisnis e-book dan komputasi awan. Meski belakangan, bisnis baru tersebut dilepas kepada perusahaan pesaing yang tertarik dengan perusahaan milik Chen. Sejak tahun 2013, bisa dibilang Chen Tianqiao tidak terlalu getol di bisnis media hiburan internet. Beberapa tahun terakhir, Chen melalui Shanda Interactive lebih aktif di bisnis investasi. Terakhir, pada 2016, Shanda tercatat membeli 11,7% saham perusahaan peer to peer lending bernama LendingClub. Masuknya Chen di bisnis peer to peer lending ini merupakan langkah diversifikasi Shanda setelah keputusan melakukan delisting saham Shanda Interactive di bursa Nasdaq Amerika Serikat (AS). Demikian juga saham Shanda Games.
Kreatif mengembangkan bisnis baru (4)
KONTAN.CO.ID - Pernah berjaya dengan bisnis gim, tidak membuat Chen Tianqio malas belajar hal-hal dan bisnis baru. Pria yang kini memiliki kekayaan senilai US$ 1,43 miliar versi Forbes tersebut, saat ini juga berinvestasi pada perusahaan peer to peer lending. Masih belum cukup, Chen juga merambak bisnis e-book dan komputasi awan. Meski belakangan, bisnis baru tersebut dilepas kepada perusahaan pesaing yang tertarik dengan perusahaan milik Chen. Sejak tahun 2013, bisa dibilang Chen Tianqiao tidak terlalu getol di bisnis media hiburan internet. Beberapa tahun terakhir, Chen melalui Shanda Interactive lebih aktif di bisnis investasi. Terakhir, pada 2016, Shanda tercatat membeli 11,7% saham perusahaan peer to peer lending bernama LendingClub. Masuknya Chen di bisnis peer to peer lending ini merupakan langkah diversifikasi Shanda setelah keputusan melakukan delisting saham Shanda Interactive di bursa Nasdaq Amerika Serikat (AS). Demikian juga saham Shanda Games.