KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredibilitas kebijakan domestik menjadi salah satu faktor penting yang perlu dijaga pemerintah di tengah meningkatnya premi risiko investasi Indonesia. Kenaikan Credit Default Swap (CDS) sepanjang Oktober 2026 menunjukkan bahwa investor meminta premi lebih tinggi untuk menanggung risiko investasi di Indonesia. Asal tahu saja, berdasarkan data Bloomberg, CDS tenor lima tahun Indonesia tercatat sebesar 105,07 basis poin (bps) pada 30 Oktober 2026. Angka tersebut naik 14 bps atau 15,37% dibandingkan posisi akhir September 2026 sebesar 91,07 bps. Sementara itu, CDS tenor 10 tahun meningkat 14,88 bps atau 10,59% secara bulanan menjadi 155,43 bps dari sebelumnya 140,55 bps. Secara year-to-date (YTD), CDS tenor lima tahun telah meningkat 36,61 bps atau 53,49% dibandingkan posisi awal tahun sebesar 68,46 bps. Adapun CDS tenor 10 tahun naik 38,44 bps atau 32,86% dari posisi 116,99 bps pada 2 Januari 2026.
Kredibilitas Kebijakan Domestik Jadi Sorotan di Tengah Kenaikan CDS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kredibilitas kebijakan domestik menjadi salah satu faktor penting yang perlu dijaga pemerintah di tengah meningkatnya premi risiko investasi Indonesia. Kenaikan Credit Default Swap (CDS) sepanjang Oktober 2026 menunjukkan bahwa investor meminta premi lebih tinggi untuk menanggung risiko investasi di Indonesia. Asal tahu saja, berdasarkan data Bloomberg, CDS tenor lima tahun Indonesia tercatat sebesar 105,07 basis poin (bps) pada 30 Oktober 2026. Angka tersebut naik 14 bps atau 15,37% dibandingkan posisi akhir September 2026 sebesar 91,07 bps. Sementara itu, CDS tenor 10 tahun meningkat 14,88 bps atau 10,59% secara bulanan menjadi 155,43 bps dari sebelumnya 140,55 bps. Secara year-to-date (YTD), CDS tenor lima tahun telah meningkat 36,61 bps atau 53,49% dibandingkan posisi awal tahun sebesar 68,46 bps. Adapun CDS tenor 10 tahun naik 38,44 bps atau 32,86% dari posisi 116,99 bps pada 2 Januari 2026.
TAG: