Kredit Bank Mandiri (BMRI) Naik 17,4% Tembus Rp 1.530 Triliun di Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) berhasil mencatat penyaluran kredit sebesar Rp 1.530 triliun atau naik 17,4% secara tahunan pada kuartal I-2026.

Bank berkode emiten BMRI ini juga berhasil mencatatkan laba bersih konsolidasi sebesar Rp 15,4 triliun atau tumbuh 16,6% secara year on year (yoy), dengan profitabilitas yang terjaga kokoh tercermin dari Return on Equity (ROE) di level 22,1%, serta fondasi permodalan yang kuat dengan Capital Adequacy Ratio (CAR) di level 19,7%.

Di sisi penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) bank only tercatat sebesar Rp1.675 triliun atau meningkat 21,1% yoy, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan industri yang sebesar 13,2% pada periode yang sama.


Baca Juga: Jasindo Pastikan Pencairan Klaim AUTP Lancar

Struktur pendanaan juga semakin kuat, tercermin dari Current Account Saving Account (CASA) yang mencapai Rp1.201 triliun atau tumbuh 12,7% yoy. Sementara itu, produktivitas operasional semakin baik, tercermin dari perbaikan rasio BOPO ke level 58,0% atau membaik 3,48% yoy. 

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, bahwa ini memberikan ruang yang kuat bagi Bank Mandiri untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan sekaligus menjaga ketahanan menghadapi potensi gejolak pasar ke depan.

"Kinerja ini merupakan hasil nyata dari fokus sinergi yang dijalankan secara terarah dan berdampak," ungkap Riduan saat paparan kinerja perusahaan, Selasa (21/4).

Lebih lanjut Riduan mengatakan, Bank Mandiri mengedepankan semangat Sinergi Majukan Negeri melalui penguatan sinergi UMKM dan ekonomi kreatif, serta sinergi ekosistem digital.

"Kinerja yang kami hasilkan bukan hanya mencerminkan pertumbuhan bisnis semata, tetapi merupakan hasil nyata dari fokus sinergi yang melibatkan berbagai unsur perekonomian nasional, sejalan dengan komitmen kami untuk terus menjadi kontributor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Riduan.

Seluruh ekspansi bisnis ini secara konsisten diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang disiplin, dengan NPL Gross bank only terjaga di level 0,98% atau membaik 3 bps yoy, jauh di bawah rata-rata industri sebesar 2,17%, didukung pencadangan yang memadai dengan NPL Coverage Ratio di level 245%.

Baca Juga: Bank Mandiri (BMRI) Cetak Laba Rp 15,4 triliun, Naik 16,6% di Kuartal I-2026

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News