Kredit Investasi KB Bank Tumbuh Positif, NPL Terjaga di Kisaran 1%



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Seiring mulai pulihnya kinerja industri perbankan, PT Bank KB Bukopin Tbk (KB Bank) mencatatkan perkembangan positif pada penyaluran kredit investasi dengan kualitas aset yang tetap terjaga.

Direktur Utama KB Bank, Kunardy Darma Lie, mengatakan porsi kredit investasi saat ini telah mencapai sekitar 27% dari total portofolio kredit perseroan. Capaian tersebut mencerminkan penguatan peran kredit investasi sebagai salah satu motor pertumbuhan bisnis bank.

“Sejalan dengan tren pemulihan industri, kredit investasi KB Bank menunjukkan perkembangan yang positif dengan kualitas yang tetap terjaga,” ujar Kunardy kepada Kontan.co.id, Rabu (28/1/2026).


Pertumbuhan kredit investasi tersebut terutama ditopang oleh peningkatan pembiayaan pada segmen wholesale. Dalam mendukung pembiayaan investasi, KB Bank juga aktif memanfaatkan skema kredit sindikasi sebagai bagian dari strategi mitigasi risiko dan pengelolaan eksposur secara lebih prudent.

Baca Juga: KB Bank Bidik Penguatan Segmen Korporasi di Tengah Pelemahan Kredit Konsumer

Menurut Kunardy, pemanfaatan kredit sindikasi tidak hanya bertujuan untuk menjaga kualitas aset, tetapi juga meningkatkan efisiensi permodalan di tengah kebutuhan pembiayaan berskala besar.

Dari sisi sektor, penyaluran kredit investasi KB Bank didominasi oleh sektor-sektor strategis yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian nasional, antara lain pertambangan, transportasi, telekomunikasi, real estate, serta jasa keuangan. Meski demikian, perseroan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam setiap penyaluran kredit.

Hingga Desember 2025, kualitas kredit investasi KB Bank tercatat solid dengan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) yang terjaga di kisaran 1%. Kondisi ini mencerminkan penerapan manajemen risiko yang konsisten serta menjadi fondasi bagi pertumbuhan kredit investasi yang berkelanjutan.

Baca Juga: KB Bank Perkuat Hubungan Investasi Indonesia–Korea Lewat Forum Bisnis

Ke depan, Kunardy memproyeksikan kinerja KB Bank akan tetap positif seiring pemulihan aktivitas ekonomi dan kondisi suku bunga yang semakin kondusif. Strategi pertumbuhan kredit akan dijalankan secara selektif dengan fokus pada penyaluran kredit berkualitas.

“Pengendalian risiko tetap menjadi prioritas, terutama melalui penurunan Loan at Risk (LAR), optimalisasi yield, serta penguatan Net Interest Income (NII) dan Net Interest Margin (NIM) guna mendorong peningkatan laba secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Baca Juga: KB Bank Optimistis Cost of Fund Terus Turun pada 2026

Selanjutnya: Daftar Kode Redeem Three Kingdoms: World Conquest (Januari 2026) lengkap Cara Klaim

Menarik Dibaca: IHSG Anjlok, Ini Saham-saham Paling Banyak Dijual Asing di Sesi I (28/1)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: